Kontak DADC

Call SMS Whatsapp0817 226 986
BBMD0B69E7B
Twitter: duniaastronomi
Facebook: Etalase DADC
Plurk: dadc
Instagram: dunia.astronomi Hati-hati dengan penipuan yang mengatasnamakan dadc. Kami selalu menghubungi melalui nomor di atas

Gerhana Matahari Cincin 20191226

dadc di Twitter

Gerhana Bulan Sebagian 26 Juni 2010

Wahai rakyat Indonesia, bersiaplah melakukan pengamatan karena gerhana Bulan terjadi lagi. Kali ini gerhana yang terjadi adalah gerhana Bulan sebagian. Gerhana ini dapat diamati dari Indonesia di langit sebelah timur ketika Bulan terbit. Secara lengkap, jadwal terjadinya gerhana Bulan sebagian nanti adalah sebagai berikut:

Awal gerhana penumbral  :   08:57:21 UT (WIB = UT+7, WITA = UT+8, WIT = UT+9)
Awal gerhana sebagian   :   10:16:57 UT
Puncak gerhana          :   11:38:27 UT
Akhir gerhana sebagian  :   12:59:50 UT
Akhir gerhana penumbral :   14:19:34 UT

Dari jadwal tersebut, dapat kita ketahui bahwa gerhana akan dimulai pada pukul 15.57 WIB (17.57 WIT) dan berakhir pada pukul 21.19 WIB (23.19 WIT). Berarti, kesempatan kita untuk mengamati gerhana ini lebih lama akan kita peroleh jika kita berada di wilayah Indonesia bagian timur (Papua dan sekitarnya). Di Semarang misalnya, Bulan baru terbit pada pukul 17.27 WIB (lihat halaman ini untuk mengetahui waktu terbit Bulan di seluruh dunia) sehingga gerhana hanya dapat diamati selama kurang dari 2 jam saja. Sedangkan di Jayapura, Bulan terbit pukul 17.30 WIT sehingga ada waktu hingga lebih dari 3 jam. Untuk mengetahui daerah mana saja di seluruh dunia yang dapat mengamati gerhana ini, lihat gambar di bawah.


Area Pengamatan GBS 20100626 (Sumber: NASA Eclipse)

Area Pengamatan GBS 20100626 (Sumber: NASA Eclipse)

Pada peristiwa gerhana Bulan sebagian ini, kita akan dapat mengamati Bulan purnama yang secara perlahan berubah warna hingga separuhnya berwarna merah, seperti gambar di bawah. Kenapa begitu? Hal tersebut disebabkan oleh adanya sebagian kecil dari cahaya Matahari yang dipantulkan oleh Bulan, yaitu cahaya merah. Karena Bumi memiliki atmosfer yang tembus cahaya, maka tidak seluruh cahaya Matahari terhalangi oleh Bumi. Sebagian besar cahayanya terserap oleh atmosfer dan hanya menyisakan cahaya merah yang dapat menembus atmosfer Bumi dan sampai ke permukaan Bulan.

Kenampakan Bulan pada saat GBS 20100626 (Sumber: NASA Eclipse)

Kenampakan Bulan pada saat GBS 20100626 (Sumber: NASA Eclipse)

Peristiwa ini jarang terjadi karena gerhana Bulan baru akan terjadi lagi pada bulan Desember 2010 nanti. Oleh karena itu segera persiapkan diri untuk melakukan pengamatan dan pemotretan. Semoga sukses. šŸ™‚

Tinggalkan komentar?

Etalase DADC

Buku Menjelajahi Tata Surya Soal & Jawaban 1 OSN Astronomi Soal & Jawaban 2 OSN Astronomi Buku Teori Relavitas Einstein, Sebuah Pengantar Filter Matahari ND5 BAADER Green Laser Pointer 1 Mata kaos-peta-bintang-desain kaos-peta-langit-abu-01 Kaos Saturnus DADC Kaos Teleskop DADC Buku Sakti Olimpiade Astronomi Paket Hemat Kalender dan Kacamata Gerhana Matahari Kalender Meja Astronomi 2016