Kontak DADC

Call | SMS | Whatsapp 0817 226 986
BBMD0B69E7B
Twitter: duniaastronomi
Facebook: Etalase DADC
Plurk: dadc
Instagram: dunia.astronomi
Hati-hati dengan penipuan yang mengatasnamakan dadc. Kami selalu menghubungi melalui nomor di atas.

Gerhana Matahari Cincin 20191226

dadc di Twitter

Menghitung Jarak Matahari

Bagi Anda yang sudah pernah membaca/melihat video tentang FE, kemungkinan besar Anda tahu bahwa menurut FE jarak Matahari dari Bumi adalah sekitar 5.000 – 6.000 km saja. Mereka mendapat perhitungan tersebut dengan menggunakan metode bayangan dan trigonometri, sama seperti yang dilakukan oleh Eratosthenes. Sayangnya mereka menggunakan asumsi yang keliru di situ, yaitu datangnya sinar Matahari tidak sejajar sehingga membentuk sudut terhadap tongkat yang ditancapkan di tanah. Padahal sinar Matahari datangnya sejajar karena letaknya sangat jauh, dan akibatnya sudut yang terbentuk tersebut sebenarnya berasal dari kemiringan permukaan Bumi. Jarak Matahari sebenarnya adalah sekitar 150 juta km. Lalu bagaimana sih cara menghitung jarak Matahari sehingga diperoleh 150 juta km?

Metode pengukuran jarak Matahari sebenarnya sudah menjadi salah satu hal penting yang dipikirkan oleh peneliti jaman dulu. Menjelang tahun 1600an, para astronom seperti Copernicus sudah mengetahui jarak relatif planet-planet terhadap Matahari dengan dasar bahwa jarak Matahari dari Bumi adalah 1. Namun karena jarak Matahari dari Bumi belum diketahui, maka jarak semua planet juga belum diketahui secara detil. Untuk mencarinya, tentu saja mereka sudah tahu sejak lama juga, bisa dengan paralaks. Namun berbeda dengan paralaks bintang, untuk mencari jarak Matahari atau planet-planet, para astronom bisa menggunakan paralaks Merkurius atau Venus di kala transit di depan piringan Matahari atau paralaks Mars ketika diamati dari 2 lokasi secara bersamaan.

Planet Jarak dari Matahari
Merkurius 0,38 SA
Venus 0,723 SA
Bumi 1,000 SA
Mars 1,524 SA
Jupiter 5,204 SA
Saturnus 9,582 SA

Pada tahun 1653, astronom bernama Christiaan Huygens mencoba menentukan jarak Bumi-Matahari dengan ide yang cukup baik. Hasil yang diperolehnya pun cukup mendekati namun ada sebagian langkahnya yang tidak saintifik, sehingga tidak dapat diterima secara luas. Saat itu, Huygens memanfaatkan fase Venus yang tampak dari Bumi. Telah diketahui sebelumnya dari hasil pengamatan Galileo, bahwa Venus juga memiliki fase-fase selayaknya Bulan. Bentuk fase tersebut erat kaitannya dengan sudut yang terbentuk antara Matahari-Venus-Bumi. Sedangkan dari pengamatan di Bumi, Huygens bisa menghitung sudut yang terbentuk antara Matahari-Bumi-Venus. Karena ketiga objek tersebut membentuk sebuah segitiga, maka dengan menggunakan trigonometri, dua sudut dan ditambah satu sisi (Bumi-Venus) yang sudah diketahui bisa digunakan untuk menghitung salah satu sisi lainnya (Bumi-Matahari).

Christiaan Huygens (Sumber: Wikipedia)

Christiaan Huygens (Sumber: Wikipedia)

Di sinilah letak kesalahan Huygens. Jarak Bumi-Venus ditentukan berdasarkan asumsi bahwa Venus berukuran serupa dengan Bumi. Dengan begitu, dia bisa membandingkan ukuran tampak Venus (diameter sudutnya) dengan ukuran sebenarnya. Kebetulan saja tebakannya benar, karena ukuran Venus dan Bumi memang tidak berselisih terlalu jauh.

Giovanni Cassini (Sumber: Wikipedia)

Giovanni Cassini (Sumber: Wikipedia)

Setelah Huygens menghitung dengan metode fase Venus, Giovanni Cassini di tahun 1672 juga mencoba mengukur jarak Matahari dengan metode yang berbeda, yaitu paralaks planet Mars. Saat Mars berada di titik oposisi, Cassini yang berada di Paris mengirim rekannya ke French Guiana untuk mengamati Mars pada saat yang sama. Ketika hasil pengamatan keduanya dibandingkan, mereka mendapatkan paralaks Mars jika dilihat dari 2 lokasi tersebut. Dan akhirnya jarak Matahari pun bisa dihitung dengan cukup baik.

Paralaks bintang dan perbandingan kenampakan dari dua lokasi

Paralaks bintang dan perbandingan kenampakan dari dua lokasi

Kini jarak Matahari bisa diketahui secara lebih detil dengan beberapa metode lainnya, misalnya transit Venus atau Merkurius, atau dengan radar (menembakkan gelombang radio ke Venus, lalu menghitung selisih waktu penembakan dan penerimaan pantulannya). Dari seluruh metode tersebut, kita bisa coba lakukan kembali pengukuran jarak Matahari menggunakan metode paralaks dan transit (dengan data yang sudah disediakan misalnya di sini). Dengan begitu kita bisa tahu bahwa jarak Matahari bukanlah 6.000 km, sebagaimana diklaim oleh FE. Selamat mencoba.

Nama Tahun Nilai Jarak Metode
Hipparchos 130 8.046.700 Bayangan Bumi di Bulan
Cassini 1672 157.715.320 Paralaks Mars
Various 1761 175.418.060 Transit Venus
Various 1769 141.621.920 Transit Venus
Foucault 1862 148.059.280 Kecepatan cahaya
Hall 1862 148.059.280 Paralaks Mars
Stone 1862 148.059.280 Paralaks Mars
Various 1874 147.576.478 Transit Venus
Houzeau 1882 149.185.818 Transit Venus
Harkness 1889 149.341.924 Transit Venus 1761-1882
Jones 1941 147.254.610 Paralaks asteroid Eros
Various 1960 149.137.538 Gerak satelit Pioneer 5
NASA/JPL 1961 149.597.519 Radar Venus

Data jarak Matahari dan berbagai metode yang pernah dilakukan.

Bahan bacaan:

  1. http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache%3AUS5E9LQ8IzAJ%3Awww.astronomyforbeginners.com%2Fastronomy%2Fhowknow.php+&cd=1&hl=id&ct=clnk&client=firefox-b-ab
  2. https://sunearthday.nasa.gov/2012/articles/ttt_75.php
  3. http://www.badastronomy.com/mad/1996/au.html

Tinggalkan komentar?

Etalase DADC

Buku Menjelajahi Tata Surya Soal & Jawaban 1 OSN Astronomi Soal & Jawaban 2 OSN Astronomi Buku Teori Relavitas Einstein, Sebuah Pengantar Filter Matahari ND5 BAADER Green Laser Pointer 1 Mata kaos-peta-bintang-desain kaos-peta-langit-abu-01 Kaos Saturnus DADC Kaos Teleskop DADC Buku Sakti Olimpiade Astronomi Paket Hemat Kalender dan Kacamata Gerhana Matahari Kalender Meja Astronomi 2016