Kontak DADC

Telp/SMS/WA 0817 226 986
BBM DADC

BBM DADC

Kategori

dadc di Twitter

Hoax Konjungsi Mengurangi Berat Benda Di Bumi

Beberapa hari terakhir beredar kabar tentang konjungsi planet Jupiter dan Pluto yang menyebabkan kejadian aneh di Bumi. Berikut isi kabar tersebut: Selengkapnya »

Kalender Peristiwa Astronomi 2015

Selamat Tahun Baru 2015! Di tahun 2014 lalu fenomena astronomi apa yang paling berkesan bagi para pembaca? Gerhana, komet, atau hujan meteor? Apapun itu, fenomena astronomi memang selalu menarik untuk ditunggu. Lalu bagaimana dengan fenomena astronomi tahun 2015 ini? Berikut ini adalah kalender peristiwa astronomi tahun 2015 yang akan terjadi: Selengkapnya »

Komet Lovejoy Menyambut Tahun Baru 2015

Sebuah komet yang ditemukan 17 Agustus 2014 lalu oleh astronom amatir Australia bernama Terry Lovejoy akan menyambut tahun baru 2015 dengan menampakkan diri cukup terang di rasi Lepus, dekat Sirius si bintang paling terang di langit malam. Komet ini bernama C/2014 Q2 (Lovejoy), dahulu ditemukan di rasi Puppis dengan magnitudo 15. Namun kini diperkirakan dapat mencapai magnitudo 5 sehingga bisa kita amati dengan mata telanjang di malam yang cerah dan bebas dari polusi udaha & cahaya, atau dengan binokuler di tempat dengan polusi sedang. Selengkapnya »

Gerhana Bulan Total 8 Oktober 2014

Gerhana Bulan adalah peristiwa unik yang terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan terletak segaris dan sebidang dalam orbit masing-masing. Akibatnya cahaya Matahari yang normalnya dapat mencapai Bulan menjadi terhalang oleh Bumi. Gerhana Bulan dapat terjadi dalam rentang waktu 6 bulan sekali, yaitu ketika Bulan berada di posisi yang berlawanan dengan Matahari di langit. Selengkapnya »

Bintang Terbesar

Bintang kecil, di langit yang biru.
Amat banyak, menghias angkasa.
– Cuplikan lagu “Bintang Kecil” (Daljono)

Siapa sih yang tidak kenal petikan lagu anak-anak yang berjudul “Bintang Kecil” tersebut? Ya, semua bintang di langit malam memang tampak kecil kalau dilihat dari Bumi. Bahkan dengan teleskop yang paling canggih pun bintang akan tetap tampak sebagai titik-titik cahaya. Kecuali bintang yang paling dekat dari kita, yaitu Matahari. Kita bisa melihat bahwa Matahari tampak lebih besar dari bintang-bintang lainnya di malam hari sehingga langit kita jadi terang kalau Matahari sudah terbit. Itu karena Matahari terletak cukup dekat dari kita, “hanya” 150 juta kilometer saja. Tapi sebenarnya seberapa besar Matahari kita itu? Selengkapnya »

Profil Surabaya Astro Club

Saya merasa bersemangat sekali ketika ditawari untuk menulis profil SAC untuk langitselatan, salah satu situs astronomi favorit saya, karena selalu memudahkan pembaca untuk memahami ilmu-ilmu yang disampaikan dengan bahasa yang sederhana. Sebenarnya, banyak teman-teman SAC lain yang lebih pantas dan mampu menulis daripada saya, apalagi latar belakang pendidikan saya tidak tinggi. Hanya percaya diri dan kecintaan terhadap astronomilah yang membuat saya berani memperkenalkan Surabaya Astronomy Club di sini, hehehe …. Selengkapnya »

Duet Komet Jelang Akhir Tahun

Di akhir tahun 2013 ini, banyak media ramai memberitakan tentang fenomena komet ISON. Komet tersebut akan dapat diamati dengan mudah (tanpa alat bantu optik) di akhir bulan November nanti. Namun sebenarnya tidak hanya komet ISON saja yang membuat berita. Ada 1 komet lain yang juga patut dijadikan target pengamatan, yaitu komet Lovejoy.

Teleskop Hubble Menemukan Asteroid Berekor

Sebuah tim astronom yang menggunakan Teleskop Luar Angkasa Hubble baru saja mengamati sebuah asteroid di sabuk asteroid yang memiliki ekor layaknya komet. Dan uniknya, jumlah ekornya tidak hanya 1 atau 2, namun 6 buah sekaligus! Selengkapnya »

Mengapa Ada Siang dan Malam?

Pergantian siang dan malam yang terjadi setiap hari disebabkan oleh dua hal utama. Pertama, karena sumber cahaya kuat di Tata Surya hanya ada satu, yaitu Matahari. Yang kedua adalah karena Bumi berputar pada porosnya. Selengkapnya »

Lubanghitam Supermasif, Sang Pencipta Bintang-Bintang Di Galaksi

Lubanghitam supermasif adalah lubanghitam yang massanya sangat besar. Letaknya ada di pusat galaksi-galaksi. Sejarah penemuannya cukup unik. Berikut ini adalah twit dadc tentang lubanghitam supermasif (LHSM). Selengkapnya »