Galaksi Bimasakti

Terdapat banyak bintang, nebula, dan gugus bintang yang bisa diamati di langit setiap malamnya. Semua objek tersebut berada di dalam galaksi kita. Di beberapa bagian bintang nampak padat sehingga ketika langit cerah, bersih dari awan, dan kondisi sekitar yang gelap, kita bisa melihat pita berwarna putih yang memanjang dan melintasi beberapa rasi seperti Sagittarius (arah pusat Galaksi), Scorpius, Ophiucus, Aquila, Cassiopeia, Auriga, Crux, dan Centaurus. Sementara di bagian yang lain tampak celah-celah gelap yang menunjukkan adanya materi antar bintang yang tebal. Itulah (bidang) galaksi yang kita tinggali. Bentuknya yang seperti itu kemudian menginspirasi orang untuk menamakannya dengan sebutan Milky Way. Kata galaksi dan milky way itu sendiri diadaptasi dari bahasa Yunani “galaxias” dan Latin “via lactea” dengan kata dasar lactea yang berarti susu. Sedangkan menurut orang Indonesia, galaksi kita diberi nama Bimasakti. Menurut salah satu sumber dari Observatorium Bosscha, sejarah penamaan ini berasal ketika Presiden RI pertama, Soekarno, ditunjukkan citra galaksi oleh salah seorang astronom Indonesia. Ternyata, Soekarno melihat salah satu bagian gelap di foto tersebut menyerupai tokoh Bima Sakti. Namun tidak diketahui bagian gelap mana yang dimaksud.

Galaksi Bimasakti dilihat dari Bumi (Sumber: eso.org)
Galaksi Bimasakti dilihat dari Bumi (Sumber: eso.org)

Galaksi adalah tempat berkumpulnya bintang-bintang di alam semesta. Hampir tidak ditemukan adanya bintang yang berkelana sendiri di ruang antar galaksi. Dan Matahari termasuk di antara 200 milyar bintang di Galaksi Bimasakti (disingkat dengan Galaksi). Dengan asumsi bahwa rata-rata massa bintang di Galaksi adalah sebesar massa Matahari, maka massa Galaksi dapat mencapai 2 x 10^11 massa Matahari (massa Matahari adalah 2 x 10^30 kg).

Bentuk galaksi Bimasakti seperti dua buah piring cekung yang ditangkupkan, bagian tengahnya tebal dan semakin pipih ke arah tepi, dan terdapat lengan-lengan spiral di dalamnya. Oleh karena itu Galaksi kita digolongkan ke dalam galaksi spiral. Berdasarkan klasifikasi galaksi Hubble, galaksi Bimasakti termasuk dalam kelas SBbc. Artinya, Galaksi kita adalah galaksi spiral yang memiliki “bar” atau palang di bagian pusatnya, dengan kecerlangan bagian pusat yang relatif sama dengan bagian piringan, dan memiliki struktur lengan spiral yang agak renggang di bagian piringannya.

Gambaran Galaksi Bimasakti Terbaru
Gambaran Galaksi Bimasakti terbaru (Sumber: NASA/JPL-Caltech)

Jika melihat gambar di atas, mungkin kita akan berpikir bagaimana bisa kita tahu bentuk galaksi kita sendiri sementara kita berada di dalamnya. Caranya adalah dengan perhitungan jarak yang akurat terhadap semua komponen penyusun Galaksi yang dapat kita amati, yaitu bintang-bintang dan bermacam gas dan debu. Dengan mengetahui jaraknya, kita dapat membuat semacam denah Galaksi kita sendiri. Kalau dianalogikan, anggaplah kita berada di sebuah lapangan luas dengan banyak manusia yang tersebar secara acak. Apabila kita punya pengetahuan tentang jarak kita ke setiap orang itu, kita akan dapat membuat plot jarak secara radial. Hasilnya adalah peta sebaran orang-orang tersebut. Karena itulah, kita tidak perlu pergi keluar Galaksi kita untuk melihat bentuknya.

Galaksi spiral tersusun atas 3 bagian utama, yaitu bagian bulge, halo, dan piringan. Ketiganya memiliki bentuk, ukuran, dan objek penyusun yang berbeda-beda. Bahkan, bagian bulge dan piringan menjadi penentu dalam klasifikasi galaksi yang dibuat oleh Hubble (diagram garpu tala).

Bagian bulge adalah daerah di galaksi yang kepadatan bintangnya paling tinggi. Bintang-bintang tua lebih banyak ditemukan daripada bintang muda, karena sangat sedikit materi pembentuk bintang yang terdapat di sini. Bulge ini berbentuk elipsoid seperti bola rugby. Bintang-bintang di dalamnya bergerak dengan kecepatan tinggi dan orbit yang acak, tidak sebidang dengan bidang galaksi. Dari perhitungan kecepatan orbit bintang-bintang di dalamnya, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat sebuah benda bermassa sangat besar yang berada di pusat Galaksi yang jauh lebih besar daripada perkiraan sebelumnya. Benda tersebut diyakini adalah sebuah lubang hitam supermasif, yang diperkirakan terdapat di bagian pusat semua galaksi spiral. Termasuk juga di galaksi Andromeda, galaksi spiral terdekat dari Galaksi kita.

Komponen kedua adalah halo. Berbentuk bola, ukuran komponen ini sangat besar hingga jauh membentang melingkupi bulge dan piringan, bahkan mungkin lebih jauh daripada batas terluar piringan galaksi yang bisa kita amati. Objek yang menjadi penyusun halo dibagi menjadi dua kelompok, yaitu stellar halo dan dark halo. Yang dimaksud dengan stellar halo adalah bintang-bintang yang berada di bagian halo. Namun hanya sedikit ditemukan bintang individu di bagian ini. Yang lebih dominan adalah kelompok bintang-bintang tua yang jumlah bintang anggotanya mencapai jutaan buah, yang disebut dengan gugus bola (globular cluster).

Di bagian piringan terdapat bintang-bintang muda serta gas dan debu antar bintang yang terletak di lengan spiral. Banyak ditemukannya bintang muda dan gas antar bintang sangat berkaitan erat, karena gas adalah materi utama pembentuk bintang. Di beberapa lokasi bahkan ditemukan bintang-bintang muda yang masih diselimuti gas, yang menandakan bahwa bintang-bintang tersebut baru terbentuk. Sedangkan banyaknya debu di piringan membuat pengamat di Bumi kesulitan untuk melakukan pengamatan visual di sekitar bidang Galaksi, terutama ke arah pusat Galaksi (lihat gambar di atas). Karenanya, pengamatan di sekitar bidang Galaksi akan memberikan hasil yang lebih baik jika dilakukan di daerah panjang gelombang radio dan infra merah yang tidak terpengaruh oleh debu antar bintang (lihat gambar di bawah).

Bimasakti dalam infra merah dekat
Galaksi Bimasakti dalam panjang gelombang infra merah dekat (Sumber: NASA-LAMBDA)

Seberapa besar Galaksi kita? Di bagian pusat Galaksi, bulge hanya memiliki diameter 6 kpc dan tebal 4 kpc (kpc = kiloparsek, 1 parsek = 3,26 tahun cahaya = 206265 SA = 3,086 x 10^13 km). Jarak dari pusat hingga ke bagian tepi Galaksi (jari-jari) adalah 15 kpc dengan ketebalan rata-rata sebesar 300 pc. Sedangkan Matahari berada pada jarak 8 kpc dari pusat. Di posisi itu, Matahari sedang bergerak mengelilingi pusat Galaksi dengan bentuk orbit yang hampir melingkar. Laju orbitnya adalah sekitar 250 km/detik sehingga matahari memerlukan waktu 220 juta tahun untuk berkeliling satu kali. Jika umur matahari adalah 4,6 milyar tahun, berarti tata surya kita sudah mengorbit pusat Galaksi sebanyak 20 kali.

Galaksi kita sebenarnya berada pada sebuah kelompok galaksi yang disebut dengan Grup Lokal, yang ukurannya mencapai 1 MPc dan beranggotakan lebih dari 30 galaksi. Galaksi spiral yang ada di kelompok ini hanya tiga, yaitu Bimasakti, Andromeda, dan Triangulum. Sisanya adalah galaksi yang lebih kecil dengan bentuk elips atau tak beraturan. Grup Lokal ini termasuk kelompok galaksi yang dinamis. Maksudnya adalah bahwa galaksi-galaksi di kelompok ini mengalami interaksi gravitasi, termasuk Galaksi kita dengan galaksi Andromeda. Interaksi tersebut diperkirakan akan mengakibatkan terjadinya tabrakan antara Galaksi kita dengan Andromeda dan kemudian membentuk galaksi elips. Namun tidaklah perlu untuk terlalu khawatir karena peristiwa tersebut baru akan terjadi 2 milyar tahun lagi.

207 thoughts on “Galaksi Bimasakti

  • 01.05.2017 at 22:06
    Permalink

    Mengapa bisa terjadi fenomena Hujan Meteor Lyrids?

    Dan mengapa setiap komet melintas itu kita selalu kena dampaknya yaitu hujan meteor.

    Reply
    • 09.07.2017 at 23:59
      Permalink

      ketika komet melintas dekat orbit bumi, akan ada serpihan yang tersebar di lintasan komet. dan ketika bumi mendekati area tersebut, serpihan itu akan tertarik gravitasi bumi lalu masuk ke atmosfer. terjadilah peristiwa hujan meteor.

      Reply
  • Pingback: Rumah Tersayang, Milky Way – Qoqo Zero

  • Pingback: Rumah Kita, Milky Way – Qoqo Zero

  • 13.02.2016 at 04:51
    Permalink

    Ap bedanya galaksi bimasakti dengan galaksi lainnya

    Reply
    • 04.03.2016 at 15:20
      Permalink

      galaksi bimasakti adalah tempat tinggal kita. galaksi lainnya tidak kita tinggali πŸ˜€

      Reply
  • 09.05.2015 at 12:15
    Permalink

    Jika bumi memiliki manusia, dan galaksi terdiri dari milliaran matahari berarti setiap matahari tentu memiliki seperti bumi dengan makhluk hidup yang berbeda atau bisa saja sama. ? .. dan jika galaksi memiliki sistem group lokal 30 galaksi berarti ada inti dari 30 galaksi tersebut, apakah inti dari 30 galaksi tersebut ?…, | jika benar ditengah galaksi kita ada lubang hitam atau sagitarus A berarti setiap matahari dan planet-planetnya menunggu daftar masuk di lubang hitami itu dengan antrian spiral ?..

    Reply
  • 22.04.2015 at 23:39
    Permalink

    Jika memang sebegitu besarnya galaksi kita (bimasakti) dan bentuk dari galaksi bimasakti juga diketahui dengan perhitungan apakah berarti potret dari galaksi bimasakti (secara keseluruhan yg menampakkan bntuknya yg spiral) yang selama ini ada hanyalah ilustrasi seniman? Jika tidak bagaiman cara teleskop dapat memotret galaksi kita sendiri? Apakah dengan melalui teleskop hubble yg mungkin memotret galkasi bimasakti secara keseluruhan dengan keluar dari galaksi bimasakti?

    Reply
  • 06.03.2015 at 06:19
    Permalink

    apa-apa sajakah penyusun bima galaksi ?

    Reply
    • 09.03.2015 at 12:32
      Permalink

      bintang, planet, serta awan gas dan debu.

      Reply
  • 10.12.2014 at 15:51
    Permalink

    saya mau nanya..
    apakah setiap bintang yang mengorbit di galaxy menuju pusat galaxy?.

    Reply
    • 27.12.2014 at 03:41
      Permalink

      tidak. mengorbit pusat galaksi berarti mengelilinginya, bukan menuju/mengarah ke sana

      Reply
  • 14.07.2013 at 11:49
    Permalink

    Hello everyone, it’s my first pay a quick visit at this web page, and piece of writing is in fact fruitful in favor of me, keep up posting such articles or reviews.

    Reply
  • 23.12.2012 at 23:07
    Permalink

    Manusia terdiri dari organ-organ tubuh spt jantung, otak, paru-paru, ginjal dan lainnya. Diluar tubuh manusia, terbentang daratan dan lautan yg sangat luas, yang sangat tinggi dan sangat dalam, flora dan fauna, dan segala isinya dibumi. Namun, semakin bertambahnya pengetahuan manusia ternyata dunia tidaklah seluas bumi ini, ternyata ada yg lebih luas diluar sana yaitu galaksi bima sakti/ milky way yg didalamnya terdapat planet-planet, matahari, komet, asteroid dan termasuk bumi kita. #Dahulu, masyarakat di Jepang hanya menganggap dunia adalah kawasan mereka sendiri, makanya mereka sebut orang barat adalah gaijin(orang asing). begitu pula di daerah-daerah lainnya. Sekarang, teknologi sudah sangat maju, kita telah tahu beraneka dan bermacam-macam bentuk dan jenis-jenis galaksi. Disetiap galaksi memiliki pusatnya. Ya, kini kita telah melihat dan mengetahui diluar sana ternyata dunia ini sangatlah luas. Namun demikian, apa bentuk atau nama dari semua galaksi-galaksi tersebut termasuk galaksi kita? Seperti galaksi bima sakti yg didalamnya terdapat bumi, matahari, mars, bulan, asteroid-asteroid, komet-komet, dan planet-planet lainnya, seperti bumi yg didalamnya terdapat lautan dan daratan yg sangat luas, manusia, flora, dan fauna, gunung-gunung dan lainnya, seperti manusia yg di dalamnya terdapat jantung, paru-paru, ginjal, dan otak yg menyebabkan segala sesuatunya ada. bertayalah, dan jawablah. sesungguhnya kita tidak akan pernah berhenti untuk mencari tahu, maka perbanyaklah amal ibadah. karena sesuatu yg kita yakini sebagai sang maha penciptalah yg akan memberitahukan kita disuatu masa nanti.

    Reply
  • 18.12.2012 at 19:09
    Permalink

    jika bumi mengelilingi matahari kemudian matahari mengelilingi pusat galaksi terus galaksi mengelilingi apa yang disebut grup lokal berarti kita (bumi)setiap detiknya bergerak dan dan tidak kembali ke pososisi yang sama, demikian juga tata surya yang lain (dalam galaksi bima sakti) jika ada juga beitu, pertanyaannya mengapa gugus bintang (rasi bintang) tetap sama bentuknya tak pernah berubah seakan bintang-bintng itu diam?

    Reply
    • 18.12.2012 at 20:15
      Permalink

      karena waktu yang dibutuhkan supaya perubahannya tampak sangatlah lama. pergerakannya tidak begitu cepat dibandingkan jaraknya yang sangat jauh. contoh di atas, kita bergerak dengan laju 250 km per detik! kalau di bumi, laju segitu sangatlah cepat. tapi di ruang antar bintang dalam galaksi bimasakti yang jarak antar bintangnya sampai tahunan cahaya, laju segitu sangatlah lambat. makanya posisi bintang-bintang nampak tetap jika dilihat hanya dalam 100 tahunan saja

      Reply
  • 03.12.2012 at 20:17
    Permalink

    saya heran dan pengen tau kenapa galaksi mengambang di ruang angkasa dan tidak bertabrakan satu dengan yang lainnya?padahal setiap bintang dan planet mempunyai gaya tarik…………
    dan energi yang dimiliki disetiap bintang itu akan habis pada suatu masa, apakah benar begitu.apakah tidak ada pemmbaharuan energi pada bintang

    Reply
    • 05.12.2012 at 11:46
      Permalink

      gaya tarik-menarik yang menyebabkan tabrakan muncul dari medan gravitasi yang dimiliki oleh setiap benda bermassa. selama massanya tidak berkurang, gaya gravitasinya juga tidak akan berkurang. selain bergantung pada massa, besarnya gaya tarik juga bergantung pada jarak. galaksi-galaksi biasanya terletak berjauhan. namun ada beberapa galaksi yang teramati sedang atau akan mengalami tabrakan. contohnya galaksi kita sendiri, galaksi bimasakti. kelak kita akan bertabrakan dengan galaksi andromeda.

      Reply
  • 06.10.2012 at 19:18
    Permalink

    jadi fungsi dari galaksi itu sendiri ialah tempat dari semua planet dan benda2 angkasa lainnya.! begitu ya?
    aq ada tugas nih, di suruh mencari fungsi dari galaksi
    Mohon bantuannya.

    _trims_

    Reply
    • 11.10.2012 at 08:48
      Permalink

      galaksi memang tersusun atas bintang-bintang, planet, gas, dan debu antar bintang

      Reply
  • 02.09.2012 at 12:43
    Permalink

    Benar-benar bermanfaat πŸ™‚ Hmm, mau tanya juga. Sebenarnya apa yang dikelilingi galaksi?

    Reply
    • 05.09.2012 at 15:05
      Permalink

      galaksi bimasakti bersama beberapa galaksi di sekitarnya dalam grup lokal mengelilingi suatu pusat massa sistem itu. ibaratnya sama seperti planet-planet mengelilingi pusat massa tata surya, yang kebetulan terletak di dalam matahari.

      Reply
  • 14.08.2012 at 09:30
    Permalink

    Islam Mengajarkan untuk shalat malam (tahajud) dan berdoa Malam. agar kita dapat melihat langit dalam malam, maka akan terlihat kekuasaanNya atas yang mengatur disana. sehingga kekhusuan shalat dan doa akan tercapai. amiin…

    Reply
  • 31.05.2012 at 18:24
    Permalink

    apa sih yang harus kita amati dalam bintang”apa yang akan terjdi apa bila jagat raya ini mengalami sesuatu yang tidak wajar dalam strutur ilmu perbintangan………………………………………………….?????????????

    Reply
    • 31.05.2012 at 22:40
      Permalink

      yang kita amati dari bintang: pancaran energinya, posisi dan geraknya, dll

      Reply
  • 16.05.2012 at 22:09
    Permalink

    oh ternyata kita hanya debu dibanding galaksi ya.kenapa kt sering membanggakan diri.ah gak tw malu ya kt nih.

    Reply
  • 08.05.2012 at 20:05
    Permalink

    Alhamdulillah artikel ini menambah keyakinan saya tentang asumsi lubang hitam di tengah galaksi.Saya berasumsi bahwa lubang hitam itu merupakan pusaran galaksi akibat energi poros alam semesta,garis gaya alam semesta yang membentang dari kedua kutub ( poros ) berdasarkan uraian di atas berarti memiliki jarak 8 kpc dari matahari.Dengan demikian putaran Matahari mengelilingi titik pusat galaksi akan nampak seperti lubang hitam dengan ukuran sangat besar.Selain itu saya berasumsi bahwa Galaksi beredar mengelilingi pusat alam semesta melalui garis gaya yang mereka tempatnya.Jadi kesimpulanya: Galaksi berevolusi mengitari pusat alam semesta dan berotasi mengitari pusat sistem galaksi,kemudian tata surya berevolusi mengitari satu bintang sebagai pusat tata suryanya,dan Bintang sebagi pusat tata surya berevolusi mengitari lubang hitam ( pusaran galaksi )

    Reply
  • 15.04.2012 at 16:34
    Permalink

    Apa fungsi galaksi, terutama galaksi bimasakti dimana bumi berada? Apa galaksi itu berfungsi sebagai pelindung isinya? Makasih.

    Reply
    • 01.06.2012 at 22:12
      Permalink

      haruskah setiap benda di alam semesta ini ada fungsinya? πŸ™‚

      yang pasti, galaksi adalah kumpulan dari bintang. bintang itu sendiri bisa jadi merupakan pusat sebuah sistem keplanetan, seperti matahari dan 8 planetnya.

      Reply
  • 24.03.2012 at 12:17
    Permalink

    Saya terpikir demikian:

    Bulan mengelilingi bumi –> bulan mengelilingi planet
    Bumi mengelilingi matahari –> planet mengelilingi bintang
    Matahari mengelilingi pusat bima sakti –> bintang mengelilingi pusat galaksi
    Bima sakti mengelilingi apa ya? –> pusat galaksi mengelilingi apa?

    Mohon penjelasan… Terima kasih.

    Reply
    • 01.04.2012 at 23:28
      Permalink

      bimasakti mengelilingi pusat sistem yang beranggotakan banyak galaksi. nama sistemnya adalah grup lokal. grup ini pun bergerak bersama grup galaksi lain mengelilingi pusat massa sistem grup galaksi tersebut

      Reply
    • 01.06.2012 at 20:07
      Permalink

      Semua Galaksi mengelilingi pusatnya yang dinamakan Supernova, supernova adalah kumpulan dari miliaran galaksi yang berputar mengitari pusat supernova itu sendiri, Tuhan menciptakan persamaan sesuatu yang paling terkecil dengan sesuatu yg terbesar, berputarnya galaksi dan supernova mengelilingi pusatnya kira2 sama bentuknya degan elektron berputar2 mengelilingi inti atom

      Reply
    • 01.06.2012 at 22:02
      Permalink

      romy, supernova adalah peristiwa ledakan bintang. supernova sendiri berasal dari kata nova yang berarti baru. dinamakan begitu karena sebuah bintang yang redup akan menjadi sangat terang. sehingga apabila di titik tersebut tidak tampak ada bintang sebelumnya, setelah supernova jadi ada bintang. seolah-olah bintang itu adalah bintang yang baru. jadi tidak benar galaksi mengelilingi supernova.

      Reply
  • 06.03.2012 at 18:35
    Permalink

    katanya galaksi kita akan (bertabrakan dg galaksi andromeda)
    katanya akan bertabrakan dg waktu yg sangat lama yaitu 3 miliar tahun

    Reply
    • 11.03.2012 at 21:41
      Permalink

      benar. sudah ditulis di paragraf akhir

      Reply
  • 22.02.2012 at 21:56
    Permalink

    Saya juga mau bertanya. Benarkah bahwa Galaksi Andromeda mendekati Galaksi Bimasakti dengan kecepatan 200km/detik? Dan apa inti dari Galaksi kita ini (Bimasakti)?

    Reply
    • 24.02.2012 at 13:34
      Permalink

      benar, kita dan andromeda akan bertabrakan. kebanyakan galaksi spiral memiliki sebuah lubanghitam supermasif di bagian pusatnya

      Reply
  • 13.02.2012 at 02:34
    Permalink

    blum jelas posisi antara bulge, halo, dan piringan…mohon penjelasannya……..terbentuknya bintang baru, apa mempengaruhi galaksi itu sendiri???

    Reply
    • 21.02.2012 at 15:03
      Permalink

      bulge itu adalah tonjolan besar di sekitar pusat galaksi.
      halo adalah bagian yang menyelimuti seluruh galaksi.
      piringan adalah bagian yang tipis di tepi galaksi.

      pembentukan bintang baru tidak mempengaruhi galaksi, kematiannya yang lebih mungkin mempengaruhi jika bintang besar menghasilkan supernova akan mendorong bintang-bintang di dekatnya bergerak menjauh

      Reply
  • 12.02.2012 at 13:23
    Permalink

    Dg banyaknya jumlah bintang di Bima Sakti:
    1) Bagaimana bisa diketahui jarak dari bumi ke setiap bintang (jutaan banyaknya)?
    2) Bagaimana bisa diketahui jarak dari satu bintang ke bintang lain (jutaan banyaknya)?
    3) Bagaimana bisa diketahui “hanya segitu” banyaknya bintang penyusun Bima Sakti?

    Mohon penjelasan…

    Reply
    • 21.02.2012 at 14:56
      Permalink

      1. tidak semua bintang di galaksi bimasakti diketahui jaraknya karena ada banyak yang berada di lokasi yang sulit diamati akibat tebalnya gas dan debu yang menghalangi pandangan.
      2. kalau jarak 2 bintang dari bumi diketahui, maka kita bisa ketahui jarak keduanya dengan trigonometri secara mudah.
      3. dari pengamatan, tetapi jumlah itu pun hanya perkiraan karena masih ada kemungkinan banyak bintang redup lainnya yang sulit diamati

      Reply
  • 05.02.2012 at 22:57
    Permalink

    Bagaimana kita bisa tahu gambar bima sakti jk, mengingat kita ada di dalamnya?
    Metode apa yg digunakan utk mereka-reka gambar bima sakti?

    Mohon pencerahan dari rekan2 yg berilmu.. Trm ksih sblumnya.

    Reply
    • 08.02.2012 at 14:59
      Permalink

      sudah disebutkan di atas:
      “Jika melihat gambar di atas, mungkin kita akan berpikir bagaimana bisa kita tahu bentuk galaksi kita sendiri sementara kita berada di dalamnya. Caranya adalah dengan perhitungan jarak yang akurat terhadap semua komponen penyusun Galaksi yang dapat kita amati, yaitu bintang-bintang dan bermacam gas dan debu. Dengan mengetahui jaraknya, kita dapat membuat semacam denah Galaksi kita sendiri. Kalau dianalogikan, anggaplah kita berada di sebuah lapangan luas dengan banyak manusia yang tersebar secara acak. Apabila kita punya pengetahuan tentang jarak kita ke setiap orang itu, kita akan dapat membuat plot jarak secara radial. Hasilnya adalah peta sebaran orang-orang tersebut. Karena itulah, kita tidak perlu pergi keluar Galaksi kita untuk melihat bentuknya.”

      Reply
  • 02.02.2012 at 05:32
    Permalink

    apa sama bima sakti dengan tata surya atau jagat raya…?karena kan bima sakti itu juga punya bintang yang beredar sangat cepat sama seperti tata surya yang punya planet2 yang beredar ya walau tidak secepat peredarannya bintang… bisa dijelasin lebih jelas lagi ga tenntang bimasakti ne…..apa perbedaannya trus apa betol bisa liat dengan mata telanjang kalau diliat dari dari bumi… makasi ^_^

    Reply
    • 02.02.2012 at 13:44
      Permalink

      bimasakti itu galaksi, tersusun atas sekitar 200 milyar bintang. tata surya adalah kumpulan benda yang mengelilingi matahari di bagian pusat sistemnya

      Reply
  • 31.01.2012 at 16:51
    Permalink

    mohon infonya, melihat kenyataan jauhnya yg luarbiasa, bgm galaksi bimasakti dipotret dari kejauhan ? apakah itu hanya rekaan atau hasil potret satelit ?

    bgm penjelasan hal ini ?

    Reply
  • 26.11.2011 at 00:06
    Permalink

    mau nanya nih, emank ad yah kecepatan yg ngelebihin kecepatan chya so mhon dijawab pertanyaan sya. ty.

    Reply
    • 28.11.2011 at 10:47
      Permalink

      ada, yaitu neutrino hasil percobaan OPERA di CERN beberapa waktu yang lalu. hasil tersebut sangatlah menarik, dan masih terus ditunggu bagaimana perkembangan selanjutnya

      Reply
  • 24.11.2011 at 20:47
    Permalink

    tambahkan beberapa gambar bintang” zodiak yang lebih jelaz lg….. T.T

    Reply
  • 17.11.2011 at 09:53
    Permalink

    benda-benda langit yang ada di bima sakti seharusnya dibuat jug:(

    Reply
  • 08.11.2011 at 17:20
    Permalink

    bukankah terdapat penampakan BIMA pada milky way itu?
    saya sudah mencari kmana” tpi tdk diketemukan
    apakah anda dpt menolong saya?

    Reply
    • 09.11.2011 at 06:36
      Permalink

      ya, konon katanya memang begitu. tapi kami juga belum pernah melihat yang mana yang dimaksud πŸ™‚

      Reply
  • 08.11.2011 at 12:17
    Permalink

    apakah nama lubang hitam tersebut ?

    Reply
    • 09.11.2011 at 06:35
      Permalink

      namanya Sagittarius A* (dibaca Sagittarius A star)

      Reply
  • 04.11.2011 at 21:54
    Permalink

    galaksi bimasakti itu terdiri dari pa saja?

    Reply
    • 08.11.2011 at 16:48
      Permalink

      galaksi terdiri dari bintang-bintang serta awan gas dan debu

      Reply
  • 03.11.2011 at 20:47
    Permalink

    apa penyebabnya bulan kecil menjadi bulan purnama, kemudian kembali menjadi bulan kecil hingga tidak terlihat lagi?

    Reply
  • 03.11.2011 at 20:41
    Permalink

    mau tanya ne apa penyebabnya bulan kecil menjadi bulan purnama kemudian kembali menjadi bulan kecil hingga tidak terlihat lagui?

    Reply
  • 28.10.2011 at 20:37
    Permalink

    saya mau tanyaa , misal’a galaksi kita bertabrakan dengan galaksi lain , apakah manusia di bumi akan merasakan gunjangan atau yg lain ??? makasih ….

    Reply
    • 29.10.2011 at 10:46
      Permalink

      ada satu hal perlu diketahui bahwa tabrakan antar galaksi tidak sama dengan tabrakan antara dua benda padat seperti misalnya tabrakan mobil. ketika dua galaksi bertabrakan, yang terjadi adalah kekacauan gravitasi secara massal pada benda-benda yang ada di dalam kedua galaksi tersebut. bintang, nebula gas & debu, atau planet-planet akan menjadi bergerak tidak teratur karena mereka saling memberikan gangguan gravitasi. jadi tata surya kita akan kacau balau.

      karena jarak antar benda di sebuah galaksi sangat besar, maka sangat kecil kemungkinan terjadinya tabrakan antar bintang atau antar planet. jadi bumi tidak akan merasakan guncangan saat galaksi kita bertabrakan dengan galaksi lain. kalau akibat tabrakan galaksi itu lalu planet kita bertabrakan dengan benda lain, barulah kita bisa merasakan guncangannya, atau bahkan kehancuran

      Reply
  • 28.10.2011 at 17:22
    Permalink

    aku mw tanya , apa galaksi bima sakti bisa mengalami tabrakan dg galaksi lainn ??

    Reply
    • 29.10.2011 at 10:40
      Permalink

      bisa. di bagian akhir tulisan kan disebut kalau bimasakti akan bertabrakan dengan andromeda dalam waktu 2 milyar tahun lagi

      Reply
  • 13.10.2011 at 13:32
    Permalink

    kt bagai skian permilnya debu trbng yg ada di alam semesta ciptaat TuhanGt aja manusia srng smbong,dg jabatan,kekayaan,kecerdasan.mrs plng ngerti dan pling benar. smua tiada arti kcuali perbuatan baik,slng hrmt,sng hrgai…dan Bersujud pada Tuhan Maha Pencipta.

    Reply
  • 16.09.2011 at 02:22
    Permalink

    Saya mau bertanya, jika tata surya kita mengorbit pada pusat galaxi, lalu apakah galaxi kita dan galaxi2 yg lainnya juga memiliki orbit?
    trus setiap benda di angkasa memiliki massa sediri apakah galaxi juga memiliki massa?

    Terimakasih πŸ™‚

    Reply
    • 13.10.2011 at 20:07
      Permalink

      galaksi bimasakti berada dalam sebuah gugus galaksi yang disebut grup lokal. jumlahnya anggotanya sekitar 30 galaksi. semua galaksi dalam sistem ini mengorbit pusat sistem grup lokal. galaksi itu sendiri adalah kumpulan dari bintang-bintang, jadi tentunya memiliki massa

      Reply
      • 29.12.2015 at 10:22
        Permalink

        Apakah ada sebuah objek dipusat sistem grup lokal ini?
        Dan apakah ada sistem lain diluar 30 galaksi (kisaran) tersebut yang menyerupai sistem grup loka?

      • 13.01.2016 at 16:21
        Permalink

        hmm, saya kurang tahu apakah ada objek atau tidak di pusat grup lokal. kalau di luar grup lokal, memang ada banyak grup galaksi lainnya.

      • 26.01.2016 at 21:28
        Permalink

        Apakah grup dari galaksi lain seperti grup lokal ini memiliki nama sendiri?

        Kemudian berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk galaksi bima sakti ini sendiri mengorbit pusat grup lokal?

  • 13.09.2011 at 01:31
    Permalink

    permisi, saya ada pertanyaan yg sedikit mengganjal mohon dijawab ya πŸ™‚

    galaksi bima sakti begitu besar dan matahari serta bumi hanya merupakan titik kecil yang mengisi di salah satu bagiannya, tetapi kenapa pengamatan galaksi bima sakti dari bumi dengan mata telanjang di malam hari cenderung sulit ya? maksud saya bahkan inti dari galaksi bima sakti sendiri begitu terang dan kepadatan bintangnya sangat rapat, harusnya tampak begitu bersinar di langit… tetapi kenapa dari artikel2 yg memuat panorama galaksi bima sakti di malam hari, tersusun dari beberapa capture gambar yg di merge jadi satu hanya untuk bisa memunculkan gambaran bima sakti yg jelas? sebegitu sulitkah melihat galaksi kita sendiri, sebagai info saya tinggal di daerah yg dapat dikatakan perkotaan sehingga cahaya kota jg agak mempengaruhi tingkat keterangan langit, atau mgkn ini yg membuat saya tdk bisa melihat galaksi bima sakti dengan jelas?… trima kasih sebelumnya πŸ™‚

    Reply
    • 09.10.2011 at 18:59
      Permalink

      mengamati galaksi bimasakti harus dilakukan di malam yang cerah dan lingkungan sekitar yang sangat gelap. dengan begitu, kita akan dapat dengan mudah melihatnya. karenanya sangat sulit melihat bimasakti di kota-kota besar. cobalah pergi ke suatu daerah yang jauh dari kota dan sangat sedikit lampu/pemukiman. misalnya di kep seribu atau karimun jawa. maka melihat bimasakti tidak akan perlu usaha yang keras πŸ˜‰

      Reply
  • 18.08.2011 at 11:16
    Permalink

    Assalamu’alaikum.
    saya pengen nanya dong!
    pesawat yang paling jauh menjelajah luar angkasa itu kira2 bisa mencapai berapa KM yah????

    Reply
    • 09.10.2011 at 18:55
      Permalink

      wa ‘alaykumsalam. saat ini, voyager 1 adalah wahana ruang angkasa terjauh yang pernah diluncurkan. jaraknya mencapai 1.768953Γ—10^10 km

      Reply
  • 08.08.2011 at 16:24
    Permalink

    Uhwaw, akhirx artikel nie kutemukan jg yg pas bwt tugas school. Xie… ^^

    Reply
  • 26.07.2011 at 19:06
    Permalink

    Kapankah umat manusia [para ahli] akan menyatakan atau ‘adopted’ susunan tata surya yang ada sekarang ini dijadikan atau menjadi SUSUNAN TATA SURYA TUHAN
    untuk kemudian dijadikan ‘tantangan’ oleh para ahli ilmuwan dan agamawan dalam
    mendeklarasikan SCIENCE & THEO demi kepentingan ‘keykinan’ umat manusia bahwa sanya KITA SEMUA INI D I C I P T A K A N baik itu melalui ‘big bang’ ataupun
    cuma dengan ucapan MAKA JADILAH [!]-, Tentu kita tidak mungkin membuka apalagi
    ‘mengungkap’ RAHASIA TUHAN-, tapi setidaknya umat manusia yg MURNI SUCI PILIHAN
    akan diberikan hak dan kewenangan oleh Tuhan Yang Maha Esa untuk mengetahui dan
    memahami APA MAKSUD & TUJUAN TUHAN MENCIPTAKAN KITA DAN ‘RUANG LINGKUPNYA’ [?!]
    Kita sebagai insan termulia CIPTAANNYA dan SESUAI DENGAN PETA’NYA’ Wass Boy Dana

    Reply
  • 26.07.2011 at 14:17
    Permalink

    maksudnya jaraknya 300 juta tahun cahaya.apa maksudnya yah???
    makasih atas jawabannya!

    Reply
    • 29.07.2011 at 09:38
      Permalink

      300 juta tahun cahaya berarti jarak yang ditempuh cahaya dalam waktu 300 juta tahun. kita tahu bahwa laju cahaya adalah 300.000 km/s. maka bisa kita hitung jaraknya dengan : jumlah detik dalam 300 juta tahun x 300.000 km/s

      Reply
  • 23.07.2011 at 07:28
    Permalink

    Assalam’alaikum…
    Mau nanyak nih, gmana sih cara ilmuan itu ngukur jarak antar planet, antar bintang, bahkan antar galaksi?
    Bagaimana mereka brani menetapkan standar jarak trsebut?
    Contoh, ngukur kdalaman laut saja pke gelombang suara msih ada yg meleset akibat perubahan arus atau noise lainnya. So gmana dngan jarak galaksi?

    Analogi singkat’a bagaimana seekor kuman diMonas mengetahui jarak saudara’a sesama kuman dimenara Eifell?

    Thanx info’a…

    Reply
    • 23.07.2011 at 16:57
      Permalink

      benar. hal seperti itu cukup banyak di alam semesta πŸ™‚

      Reply
  • 20.07.2011 at 14:15
    Permalink

    apakah bintang2 yang kita lihat semuanya adalah anggota bima sakti (galaksi lain tidak kelihatan?) terimakasih.

    Reply
    • 23.07.2011 at 16:55
      Permalink

      benar. semua bintang yang terlihat di langit adalah anggota galaksi kita sendiri, galaksi bimasakti. termasuk juga gugus bintang dan nebula. yang bukan anggota galaksi kita adalah galaksi seperti andromeda, lmc, smc, dll

      Reply
  • 20.07.2011 at 11:57
    Permalink

    Assalamu’alaikum.mas,saya mau tanya dong!!?apakah para ahli astronomi sudah menemukan adanya makhluk hidup diluar angkasa sana???
    masalahnya saya pernah baca terjemahan dari ayat Al-Qur’an bahwa terdapat binatang2 melata di langit.tlg kasih info dari manapun segera,!!?
    makasih.
    Wassalam.

    Reply
    • 23.07.2011 at 16:40
      Permalink

      wa ‘alaykumsalam. sampai sekarang belum ditemukan bukti keberadaan makhluk hidup di luar bumi

      Reply
    • 29.12.2015 at 10:13
      Permalink

      Ada beberapa tafsir mengenai itu. Namun pendapat yang paling mungkin adalah binatang melata di surga dan neraka (langit), dan binatang melata di bumi. Banyak hadits yang menyebutkan adanya binatang di sana.
      Namun sepertinya kurang tepat jika membicarakan ini disini. Hhehe

      Reply
  • 28.06.2011 at 20:06
    Permalink

    Hmm..setau aku bintang t’bsar yg pnah d tmukan yaitu cy canis majoris yg gdenya 1800-2100 kali lipat jari2 matahari, yg mau aku tanyain apa ada bintang yg lbih gde?

    Oia 1 lgi, ktnya objek trjauh yg bs di liat itu sbuah galaxi yg bru di tmuin yg nmany A1689-zD1, emg jrak ny brp?

    Mkasih info.y pk bos..

    Reply
  • 10.05.2011 at 20:31
    Permalink

    waw….subhanallah….saya tambah suka astronomi,,,,

    Reply
  • 23.04.2011 at 12:55
    Permalink

    pengen cari berita terbaru…nih..ttg dunia astronomi

    Reply
  • 29.03.2011 at 10:14
    Permalink

    bagaimana cara ahli astronom dan fisikawan menghitung luas galaksi,bobot matahari, kecepatan evolusi bintang2 dan lainnya? kalo emang benar diukur, pake alat apa aja ?

    Reply
    • 29.03.2011 at 22:58
      Permalink

      semuanya dari pengamatan dan fisika. pengamatan pun bisa dari berbagai panjang gelombang, seperti visual, radio, sinar x, infra merah, ultra ungu, dll. datanya diolah dengan fisika, seperti hukum doppler, spektrum, hukum newton, hukum kepler, dll.

      Reply
    • 29.03.2011 at 23:36
      Permalink

      karena itu ada rumusnya..wkwkwkw

      Reply
  • 25.03.2011 at 20:07
    Permalink

    bukanya galaksi saling menjauhi ( alam semesta mengembang kaia balon)???ato malah saling mendekati??( bergabung menjadi galaksi yg lebih besar)

    Reply
    • 29.03.2011 at 19:40
      Permalink

      dalam skala besar, galaksi memang saling menjauhi. tetapi dalam lingkup yang lebih kecil, galaksi bisa saling mendekati. misalnya bimasakti dengan andromeda. ini terjadi karena kita berada dalam 1 gugus

      Reply
  • 18.03.2011 at 15:36
    Permalink

    klo pusat galaksi adalah black hole…apakah bintang2 di pusat galaksi ‘termakan’ oleh black hole atau cuma berevolusi mengelilingi sisi2 black hole saja???
    thq

    Reply
    • 18.03.2011 at 17:50
      Permalink

      keduanya. bintang-bintang di pusat galaksi memang mengelilingi lubang hitam itu. di daerah itu, kepadatan sangat tinggi sehingga rentan terhadap gangguan gravitasi yang saling mempengaruhi satu sama lain. nah kalau ada gangguan, orbitnya bisa saja berubah dan malah membuatnya menuju ke arah lubang hitam berada. kalau sudah begini, maka bintang tersebut akan ditelan oleh lubang hitam.

      Reply
  • 23.02.2011 at 14:37
    Permalink

    apa saja jurusan untuk bisa menjadi astronot?

    Reply
    • 25.02.2011 at 21:07
      Permalink

      tidak ada pendidikan khusus/kuliah untuk menjadi astronot. pada dasarnya, astronot adalah orang yang ahli di bidangnya masing-masing yang kemudian ditugaskan di ruang angkasa. bisa jadi dia adalah seorang ahli elektronika, ahli biologi, atau lainnya.

      Reply
  • 15.02.2011 at 13:47
    Permalink

    seharusnya gambar-gambar tersebut lebih di detailkan…

    Reply
    • 18.02.2011 at 18:22
      Permalink

      klik aja gambarnya untuk lihat yang lebih besarnya πŸ™‚

      Reply
  • 14.02.2011 at 17:01
    Permalink

    bagaimana tata susunan bimasakti dalam geosentri dan heliosentris

    Reply
    • 15.02.2011 at 06:42
      Permalink

      keduanya adalah pandangan yang dibuat untuk menjelaskan gerak benda langit, yang awalnya hanya benda-benda tata surya saja. geosentrisme meletakkan bumi sebagai pusat dan heliosentrisme meletakkan matahari di pusatnya. keduanya tidak menjelaskan bagaimana susunan bimasakti.

      Reply
  • 08.02.2011 at 14:14
    Permalink

    jawab pertanyaan saya, apakah sistem tata surya kita berada dlm galaksi bima sakti???? kalau iya bagaimana kita bisa melihat gugusan galaksi bima sakti secara utuh,, analogikan saja seperti ini,! kita sedang dalam sebuah mobil, bagaimana mungkin kita berhasil memotret mobil secara utuh,,?????
    tolong jelaskan ini,, karena pengetahuan saya sangat terbatas!!
    makasih

    Reply
    • 08.02.2011 at 17:10
      Permalink

      benar, tata surya kita berada dalam galaksi bimasakti.

      bisa, asalkan analogikan bahwa dinding mobilnya terbuat dari butiran-butiran kecil yang tidak begitu rapat (misalkan, kelereng) untuk menggambarkan bintang-bintang. kalau mobil seperti biasa, maka kita tidak bisa melihat menembus dinding, tapi kalau dindingnya tidak rapat kita bisa melihat hingga jauh.

      dengan teknologi pengamatan yang kita miliki saat ini, kita bisa melihat bintang yang jauh dan menentukan jaraknya. dari pengetahuan kita tentang jarak itulah kita bisa menyusun gambaran/ilustrasi yang mendekati kenyataan.

      Reply
  • 27.01.2011 at 20:26
    Permalink

    apa ada kehidupan di pelanet lain selain di bumi??????????????????????????????

    Reply
  • 27.01.2011 at 20:24
    Permalink

    apakah ada kehidupan di pelanaet lain selain di bumi????????????

    Reply
    • 27.01.2011 at 21:45
      Permalink

      tidak ada. sampai saat ini kita belum menemukannya

      Reply
  • 24.01.2011 at 11:04
    Permalink

    Ilmu tentang alam emng bner-bner gk da bts’a sungguh maha besar ciptaan-Nya.
    Betapa kecil’a kita dijagat raya ini, entah sekecil apa……….
    Sungguh hnya orang-orng yang bodoh yg bsa sombong, sesekali dia tak dapat menembus bumi ini..

    Reply
  • 21.01.2011 at 16:53
    Permalink

    mau tanya dari mana kah asal nama BIMA SAKTI itu?

    Reply
    • 27.01.2011 at 18:32
      Permalink

      di bagian awal artikel di atas sudah disebutkan kok. nama bima sakti diberikan oleh presiden soekarno saat melihat bayangan hitam di foto galaksi yang menurutnya mirip dengan tokoh wayang itu

      Reply
  • 25.12.2010 at 15:34
    Permalink

    Mo tanya apakah galaksi juga berevolusi seperti layaknya bumi mengitari matahari?? kalo iya apa kira2 pusatnya???

    lebih tepat kalau kita katakan galaksi adalah piringan yang berputar karena bintang-bintang di dalamnya (termasuk matahari) mengalami revolusi, seperti bumi mengelilingi matahari. matahari dan bintang-bintang berputar mengelilingi pusat galaksi yang diperkirakan berisi lubang hitam yang sangat masif. sedangkan galaksi kita sebenarnya juga sedang bergerak dalam sistem grup lokal, yang terdiri dari 30 lebih galaksi

    Reply
  • 22.11.2010 at 19:07
    Permalink

    kepada admin, saya mau tanya tentang isu perubahan bentuk galaksi kita yang menyerupai terompet, apakah itu benar?trimz…

    sepengetahuan saya, tidak ada isu/berita seperti itu

    Reply
  • 17.11.2010 at 23:09
    Permalink

    Syukur… Ketemu ma Situs ini.
    Ebat bgtz.. Kapan-Kapan kalo ada waktu, saya berkunjung lagi (kayak ke tempat liburan aja).

    Omong-omong, teropong bintang tuh bisa liat luar angkasa sampai kira-kira sejauh mana ya?
    Apa para Astronom itu ngliat alam semesta ini, dari teropong bintang atau ada alat yang lainnya? Lebih baik atau nggak dari teropong bintang?

    Trz, Liat di web-web lain, banyak terdapat gambar-gambar Galaksi lainnya..
    ada gak ya keterangan-keterangan tentang galaksi-galaksi lainnya itu?

    Untuk semua info dan jawabannya, saya ucapkan banyak makasih…

    Vielen Dunk!(Terima Kasih Banyak):Jerman.

    kemampuan sebuah teleskop tidak dibatasi oleh jarak, tetapi terang/redupnya suatu objek. biasanya dinyatakan dalam magnitudo (skala kecerlangan bintang). lalu, kalau ingin melihat gambar galaksi yang ada keterangannya, coba buka situs-situs astronomi seperti apod, hubble gallery, eso gallery, dsb. coba lihat linknya di halaman buku-tamu

    Reply
  • 21.10.2010 at 23:22
    Permalink

    apasih yang dimaksud black hole itu….?
    adakah pengarunya untuk sistem tata surya kita…!

    black hole atau lubang hitam adalah salah satu tahapan di bagian akhir evolusi sebuah bintang bermassa besar. benda ini tidak berpengaruh pada tata surya kita karena tidak ada lubang hitam di dekat kita saat ini. lubang hitam banyak ditemukan di pusat galaksi, termasuk di pusat galaksi bimasakti kita.

    Reply
  • 27.09.2010 at 18:16
    Permalink

    asikya bisa lihat angkasa lebih sering

    Reply
  • 22.09.2010 at 19:34
    Permalink

    apkah galaksi bimasakti itu lbar sma sprti pas prtama klai terbntuknay??tau smkin lma smkin mnyusut??

    galaksi bimasakti akan mengalami berubah bentuk karena semua bintangnya bergerak mengelilingi pusat galaksi.

    Reply
  • 18.09.2010 at 12:32
    Permalink

    waw sungguh luar biasa ciptaan allah SWT.oleh karna itu,kita harus banyak bersyukur,dengan banyak beribadah kepada allah SWT.

    Reply
  • 17.09.2010 at 10:25
    Permalink

    saya baru tau kalau matahari juga mengelilingi pusat galaksi..

    Reply
  • 08.09.2010 at 12:20
    Permalink

    Matahari kan salah satu bintang di galaksi “BIMA SAKTI”.
    apakah semua bintang yang ada di galaksi “BIMA SAKTI” mempunyai planet seperti matahari.? dan mengitari si bintang itu.

    hingga saat ini, terdapat lebih dari 300 bintang yang diketahui memiliki planet yang mengitari bintang itu.

    Reply
  • 06.09.2010 at 22:10
    Permalink

    semua itu hanya menjebak mata manusia
    percaya tidak percaya bahwa galaksi hanyalah fatamorgana semata

    Reply
  • 30.07.2010 at 18:42
    Permalink

    andai kita bisa mengunjugi galaksi lain ya…….!
    seperti doraemon

    Reply
  • 14.07.2010 at 01:51
    Permalink

    apakah yang dimaksud pak Soekarno daerah hitam itu black hole(lubang hitam) ya?

    bukan. itu hanyalah daerah yang penuh dengan debu yang menghalangi cahaya bintang di belakangnya, sehingga tampak gelap. yang namanya lubang hitam justru tidak akan dapat terlihat mata

    Reply
  • 26.06.2010 at 17:44
    Permalink

    subhanallah. . .
    pngen bnget jadi astronomi. . .
    gmna rasanya pergi kesana ?
    apakah rame ?

    Reply
  • 25.05.2010 at 22:09
    Permalink

    dapet gambar dari mana tuh?
    bisa tunjukin aku gambar bintang yang jaraknya 10 kali matahari dengan jelas?
    kalo ga…berarti gambar itu ga asli…soalnya gambar bintang aja susah dapetinnya….masak bisa ambil gambar galaksi?

    gambar yang mana ya? gambar pertama adalah hasil pemotretan langit malam. silakan lihat di sumbernya, http://home.arcor.de/axel.mellinger/

    kemudian gambar kedua. foto di situ sebenarnya sekedar gambaran/ilustrasi galaksi bimasakti saja, jadi bukan hasil pemotretan sesungguhnya. sumbernya di http://photojournal.jpl.nasa.gov/jpeg/PIA10748.jpg

    sedangkan gambar ketiga adalah hasil foto dalam panjang gelombang infra merah dekat. sumbernya adalah http://lambda.gsfc.nasa.gov/product/cobe/slide_captions.cfm

    Reply
    • 28.08.2010 at 16:19
      Permalink

      y bener tuh… untuk bisa mengambil foto galaksi bima sakti kta musti pergi dengan kecepatan labih dari 500juta tahun cahaya

      Reply
  • 15.05.2010 at 14:27
    Permalink

    uaduhh ..

    ssahh gga ea pergii kke luar angkasa ..

    hahaha ..

    Reply
  • 15.05.2010 at 14:26
    Permalink

    cita” ak pgn jd ahli astronomi,,pgi k’luar angkasa,,mnjelejahi galaksi..
    uuiidiiiihhh..
    gmn ttu rasa.a??
    moga ajj trcapai,,ammien..

    Reply
  • 15.05.2010 at 14:19
    Permalink

    ya allah..
    ak kpengen bgtz jd astronom..

    Reply
  • 08.05.2010 at 09:10
    Permalink

    Bnr ga sich planet pluto telah d keluarkn dr galaksi bima sakti??

    tidak benar. yang benar, pluto sudah dikeluarkan dari definisi planet. dan bukan pula pluto dikeluarkan dari tata surya

    Reply
  • 08.05.2010 at 00:28
    Permalink

    dunia begitu luas, apalagi SURGA…..?

    Reply
  • 21.04.2010 at 01:42
    Permalink

    liat begini,keliatan kalo kita sngat lah kecil brooo,,

    Reply
  • 13.04.2010 at 23:48
    Permalink

    kreeennnn ,,,, mw ngiz lyat na ,,, πŸ˜€

    Reply
  • 13.04.2010 at 14:29
    Permalink

    kita wajib mengenal tat surya pa lge tentang planet…

    Reply
  • 01.04.2010 at 23:33
    Permalink

    Kok fotonya ‘ilang’ ya??? Munculin lagi doonggg

    iya pak, ada masalah dulu sama database-nya dan belum sempat di-edit lagi πŸ™‚

    Reply
  • 27.02.2010 at 20:59
    Permalink

    mengapa manusia memeplajari dunia luar sementara dalam bumi masih minim pengetahuanya…. mungkin masih ada lebih banyang spesies yng blum diketahui.. seperti di palung laut dll.

    alam begitu luas dan begitu banyak yang manusia tidak ketahui darinya. maka dari itu, sudah sepantasnyalah kita mempelajarinya, terutama di bidang yang kita suka/bisa. pasti saat ini juga ada sebagian ilmuwan yang mempelajari spesies yang ada di palung laut, dan tentunya bagian-bagian lainnya di dunia.

    Reply
  • 27.02.2010 at 20:51
    Permalink

    astronomi masih blum banyak diketahui jadi masih penuh misteri

    Reply
  • 10.02.2010 at 14:46
    Permalink

    i like it,, i love tata surya…

    Reply
  • 08.01.2010 at 23:01
    Permalink

    dunia astromomi memang sangat menarik
    cita-cita tertinggiku adalah ingin menjadi
    ahli astronomi dan pergi keluar angkasa

    betul, astronomi memang menarik. selamat belajar ya πŸ™‚

    Reply
  • 05.01.2010 at 19:20
    Permalink

    masak yang beri nama soekarno kan udh lma d bri nama…

    Reply
  • 26.12.2009 at 16:22
    Permalink

    subhanallah. Membayangkan kecepatan orbit matahari aja serasa hampir pecah kepalaku. it means, we are all just a dust in the wind…… Maka shalatlah… (bagi muslim…)

    Reply
    • 31.01.2011 at 08:41
      Permalink

      Betul bgt tuh,, all we are just dust in the wind.. aku minat bgt nih sama astronomi n mau coba msuk ITB astronomi. ada input gak? atau usulan lain?! (please)

      Reply
  • 07.12.2009 at 12:04
    Permalink

    numpang copy ya .

    silakan dikopi, tapi jangan lupa cantumkan sumbernya πŸ™‚

    Reply
  • 05.12.2009 at 06:47
    Permalink

    sugoiiiiiiiiiiiiii …………:)

    Reply
  • 20.11.2009 at 12:52
    Permalink

    dari dulu aku paling suka sama dunia astronomy….. pko nya yg namanya bintang, planet, angkasa, dan kawan – kawannya…I LOVE IT ALL !!!

    Reply
  • 17.11.2009 at 11:51
    Permalink

    Menarik sekali mengetahui tentang galaksi.
    kelompok bintang…
    dan disebutkan pula ada kelompok galaksi atau grup lokal..
    wow.
    seberapa besar jagad raya ini ya?

    Reply
  • 09.11.2009 at 20:00
    Permalink

    aduh,,,,,,saya agak ngeri pada tahun 2012,,,,apakah akan kiamat apa gk yah,,,,,,duh,,,

    Reply
  • 04.11.2009 at 19:58
    Permalink

    kapan kiamat terjdi? karena aku masih kaya hutang,dosa,salah,kasus dll

    tidak ada yang tahu, jadi mari kita selesaikan masalah kita segera πŸ™‚

    Reply
  • 24.10.2009 at 23:12
    Permalink

    Tolong ada tidak ya fakta yang terbaru ttg tata surya, ada wacana bahwa bumi lah yang jd pusat tata surya, please pencerahannya

    bumi bukanlah pusat tata surya, karena mataharilah pusatnya

    Reply
  • 20.10.2009 at 06:00
    Permalink

    nah…ini baru keren artikelnya, soalnya ad gambarnya jd kita nggak blank. trims banyak ya !

    Reply
  • 17.10.2009 at 09:20
    Permalink

    -> wida
    belum tentu bumi adalah satu-satunya planet yang dihuni makhluk hidup di galaksi bimasakti.

    kenyataannya, pertanyaan wida itu adalah pertanyaan yang saat ini sedang dicari jawabannya oleh astronom dunia. dan hingga sekarang belum ada orang yang berani menjawab, karena hasil pengamatan menunjukkan adanya kemungkinan keberadaan planet yang dapat dihuni.

    kemudian, kalau di galaksi bimsakti ini ada kehidupan, setidaknya satu di bumi, maka di galaksi lain kemungkinan juga ada. tapi sekali lagi, tidak ada yang bisa memastikan karena bukti yang mendukung ataupun yang menolak tidak cukup kuat.

    ada atau tidak? belum tahu. bentuknya bagaimana? ya belum tahu juga πŸ™‚

    -> yani, tya, ditha eunice, mutz-girl
    terima kasih atas dukungannya πŸ™‚

    -> DD
    bayangkan seperti kita berada di sebuah tanah lapang luas dengan begitu banyak balon di sekitar kita, baik yang melayang maupun yang tergeletak di tanah. dengan teknik penentuan jarak, kita akan dapat menentukan posisi dan jarak balon-balon tersebut dari posisi kita. dengan begitu, kita dapat memetakan semua balon yang ada di sekitar kita. lalu, kita pun dapat memperkirakan bagaimana bentuk kumpulan balon itu jika dilihat dari jauh.

    jadi sebenarnya, gambar bimasakti yang kita miliki saat ini adalah sebuah ilustrasi yang tentunya dapat dipertanggunjawabkan. para astronom juga masih terus melakukan pemetaan terhadap bintang-bintang di galaksi kita. makanya, gambaran galaksi kita bisa berubah seiring dengan bertambahnya pengetahuan kita.

    Reply
  • 14.10.2009 at 09:07
    Permalink

    planet kita kan ada di galaksi bima sakti, terus gimana caranya ambil foto galaksi bima sakti sampai sejauh dan sejelas itu, soalnya setahu saya belum ada satelit atau pun pesawat luar angkasa yang dapat terbang keluar angkasa melampaui tata surya kita??? apa foto-foto galaksi itu benar atau rekayasa ya?? bisa di ilustrasikan seperti ini, bagaimana semut dapat memiliki foto keseluruhan bumi kalau di tidak pernah keluar angkasa untuk membuat foto dari luar tempatnya berada???

    Reply
  • 09.10.2009 at 11:47
    Permalink

    betapa hebatnya alam semesta ini…
    betapa besar pula kuasa NYA…

    Reply
  • 03.10.2009 at 22:10
    Permalink

    wwwoooowwww….

    keren….

    makasih ya info na…

    makin perbanyak la…

    aq ingin jd astronomi nih…

    πŸ™‚
    πŸ˜›
    :/

    Reply
  • 03.10.2009 at 22:08
    Permalink

    thx for your info…

    aq jd tambah wawasan…

    aq jg bercita2 jd astonot

    Reply
  • 14.09.2009 at 10:23
    Permalink

    aku paling suka pelajaran astronomi dan tolong cari sebanyak banyaknya info tentang astronomi secepat mungkin

    Reply
  • 28.08.2009 at 21:54
    Permalink

    thank for your informsion berguna banget

    Reply
  • 24.08.2009 at 13:05
    Permalink

    Eeeemmmmm….. aku pernah baca kalau bumi adalah satu2 nya planet di galaksi “BIMA SAKTI” ini yang dapat dihuni makhluk hidup. tapi pertanyaan saya, apakah di galaksi lain ada planet yang dapat dihuni juga oleh makhluk hidup…??????????? dan apakah ada makhluk hidup yang menghuninya….???????? dan apabila ada bagaimnakah bentuk fisik makhluk tersebut???????

    Reply
  • 24.08.2009 at 12:53
    Permalink

    saya pernah dengar klo bumi adlh stu2 nya planet di ‘GALAKSI BIMA SAKTI’ ini yang dapat dihuni oleh makhluk hidup. tapi pertanyaan saya , apakah di galaksi lain juga ada planet yang dapat dihuni makhluk hidup…?????????

    Reply
  • 28.07.2009 at 09:50
    Permalink

    Terima kasih atas infonya. Rasanya bersyukur saja tidak cukup jika dibandingkan dengan maha kuasa-Nya Allah atas ciptaan-Nya yang maha luas dan maha besar ini. Merinding saya membayangkan luasnya jagad raya dengan taburan galaksi yang tersusun rapi, indah, dan harmonis. Allahu Akbar…

    Reply
  • 27.07.2009 at 09:04
    Permalink

    –> Natalia

    iya natalia bener, matahari itu termasuk bintang. dan di galaksi kita saja bintangnya berjumlah ratusan juta. dan di alam semesta ada ratusan juta galaksi. jadi bintang di alam semesta ini banyak sekali πŸ™‚

    Reply
  • 24.07.2009 at 06:25
    Permalink

    Webnya keren.. Jd pgn tanya2. Permisi kak, mau tanya matahari itu bintang bukan sih? Klo bintang berarti di angkasa sana, sebenarnya banyak matahari y?

    Reply
  • 22.07.2009 at 08:12
    Permalink

    Galaksi kita sebenarnya berada pada sebuah kelompok galaksi yang disebut dengan Grup Lokal, yang ukurannya mencapai 1 MPc dan beranggotakan lebih dari 30 galaksi. Galaksi spiral yang ada di kelompok ini hanya tiga, yaitu Bimasakti, Andromeda, dan Triangulum. Sisanya adalah galaksi yang lebih kecil dengan bentuk elips atau tak beraturan. Grup Lokal ini termasuk kelompok galaksi yang dinamis. Maksudnya adalah bahwa galaksi-galaksi di kelompok ini mengalami interaksi gravitasi, termasuk Galaksi kita dengan galaksi Andromeda. Interaksi tersebut diperkirakan akan mengakibatkan terjadinya tabrakan antara Galaksi kita dengan Andromeda dan kemudian membentuk galaksi elips. Namun jangan terlalu khawatir karena peristiwa tersebut tidak akan terjadi hingga 2 milyar tahun lagi.

    “Namun jangan terlalu khawatir karena peristiwa tersebut tidak akan terjadi hingga 2 milyar tahun lagi.”
    Berarti, ada kemungkinan akan bertabrakan antara galaksi Bima Sakti dengan galaksi Andromeda setelah 2 milyar tahun ke depan donk???
    Masih hidup ga ya, saya???
    Good inpo Pak !!!

    Reply
  • 09.07.2009 at 13:47
    Permalink

    bimasakti !
    mirip nama wayang ya..?
    tapi keren, produk kita gitu lo..
    bagaimana ,klo saya tambahi namanya biar panjang dikit gitu looo. . .
    ..
    ..
    bagaimana klo… “BIMASAKTIAWANSINAGAPEMAINBOLALIGAINDONESIAGAKPERNAHJAYASELALUKALAHSAMATETANGGASEBENTARLAGIMAUDIRUBAHMENJADISEPAKBOLAWANITAPAKAIROKMINISEMUANYA”
    ..

    cma dkit kan..?
    by: agus_agusZ

    Reply
  • 25.06.2009 at 12:35
    Permalink

    ->chacha
    bumi keluar dari galaksi bimasakti? mungkin saja, kalau suatu saat ada gangguan gravitasi yang sangat besar sehingga bumi terlempar dari tempatnya sekarang ini.

    tapi semoga hal tersebut tidak terjadi, karena suka atau tidak, bumi sangat bergantung pada matahari. kehidupan di bumi akan hancur jika kita tidak berada dekat dengan matahari seperti saat ini.

    Reply
  • 20.06.2009 at 12:33
    Permalink

    apakah mungkin, kita yang berada di bumi ini bisa keluar dai galaxy bimasakti???
    kasih info terbaru dungkz di [email protected]

    Reply
  • 14.06.2009 at 13:15
    Permalink

    Semoga artikel2 seperti ini semakin banyak and berkembang di Indonesia

    Reply
  • 09.06.2009 at 12:22
    Permalink

    waa…………………ternyata galaxy itu besar……………………………………………..

    Reply
  • 08.05.2009 at 09:43
    Permalink

    kak saya minta izin untuk meng-LINK alamat dan File yg ada untuk saya masukan dalam blog saya…

    Reply
  • 21.04.2009 at 10:24
    Permalink

    -> angel

    soal-soal astronomi bisa dicari di salah satu link di bagian kanan halaman ini, di bagian “astronomi di indonesia”

    -> siti s

    gelombang infra merah berbahaya bagi mata ketika kita melakukan pengamatan matahari tanpa menggunakan filter/penapis cahaya matahari yang baik. sebagian cahaya matahari masih dapat menembus filter tersebut dan akan membakar mata kita.

    secara umum, gelombang infra merah memiliki energi yang lebih kecil dari gelombang ultra ungu. jadi gelombang ultra ungu jauh lebih berbahaya, bahkan untuk kulit manusia. pernah dengar anjuran agar kita tidak sering-sering berjemur? alasannya adalah adanya pancaran gelombang ultra ungu yang sampai ke permukaan bumi (walaupun hanya sedikit, karena kebanyakan sudah dipantulkan oleh atmosfer bumi).

    semoga terbantu

    Reply
  • 03.04.2009 at 06:06
    Permalink

    aku mau tau soal2 olimpiade astronomi SMP tingkat kabupaten tahun 2009…….Tapi sblm tanggal 7 april yah………..!!!!!!!!!! thaNk you….

    Reply
  • 02.04.2009 at 15:06
    Permalink

    -> Subianto
    sebenarnya bukan hanya Bumi saja yang berbentuk bulat seperti bola, tapi secara umum semua benda di alam semesta berbentuk bulat, seperti bintang, planet lain, Bulan. kenapa bulat? karena bulat adalah bentuk geometri yang paling seimbang.

    Reply
  • 02.04.2009 at 08:29
    Permalink

    MENGAPA BUMI ITU HARUS BULAT?

    Reply
  • 10.03.2009 at 21:06
    Permalink

    -> anita
    2012? hmmm… kayaknya harus dipelajari dulu πŸ˜›

    ->Eriza
    cara untuk “melihat” bentuk Galaksi kita sendiri dari luar adalah dengan mengetahui jarak benda-benda yang dapat kita lihat. sebagai perumpamaan, misalnya kita berada di sebuah kamar yang berisi lemari, tempat tidur, meja belajar, dan barang-barang lainnya. kita bisa melihat posisi benda-benda tersebut dan menentukan jaraknya masing-masing dari posisi kita. selanjutnya kita bisa buat semacam denah kamar tersebut dengan posisi kita di dalamnya.

    kurang lebih menentukan gambar Galaksi kita seperti itu. semoga membantu

    -> Mohammad Rifai
    perbandingan diameter Bumi dengan Galaksi adalah 1:7,4 x 10^13! jadi kalo ukuran tubuh kita katakanlah 160 cm, berarti ukuran Bumi seperduapuluhjuta mikrometer. apakah seukuran sel? saya tidak tahu ukuran selnya, berapa ya? πŸ˜›

    Reply
  • 08.03.2009 at 08:27
    Permalink

    Sangat senang bisa berkunjung ke rumah ilmu ini, kami akan sering belajar ke sini…

    Reply
  • 08.03.2009 at 04:13
    Permalink

    wuiiiiiiih…. seru ya? bayangin aja kalau kita bsia menjelajahi ruang angkasa? Subhahanallah…. Maha Besar Aalla Pencipta Alam semesta… ck…ck…ck…

    Reply
  • 07.03.2009 at 09:18
    Permalink

    Terima kasih info artikel terbarunya. Menakjubkan, senang sekali melihat dunia luar dan besar sana. Saya jadi bayangkan kalau galaksi itu sebuah tubuh, maka bumi kita hanya satu sel di antara sel lainnya. Benarkah nggak sih pemisalan ini dilihat dari ukuran sel tubuh dan tubuh sendiri dan dilihat ukuran bumi terhadap galaksi itu sendiri?
    Trus, pertanyaan saya sama dengan Mas Eriza, gimana cara kita dapat foto seperti itu sementara kita berada di dalam galaksi itu sendiri?
    Btw, keren banget infonya dan menambah pengetahuan.

    Reply
  • 07.03.2009 at 06:40
    Permalink

    Terima kasih artikelnya, Mas. Sangat menarik. Ada satu hal yang masih jadi pertanyaan buat saya: bagaimana caranya mengetahui bentuk galaksi bimasakti? Bumi kita terletak di dalam galaksi tersebut, dan untuk mengirim probe “keluar” dari sistem galaksi saya kira perlu waktu mungkin ribuan tahun. Jadi untuk mengetahui bentuk galaksi kita, saya pikir tidak akan semudah mengetahui bentuk galaksi andromeda, misalnya. Apakah ada metode tertentu yang dipakai di astronomi untuk “menebak” bentuk galaksi kita ini?

    Terima kasih sebelumya.

    Reply
  • 06.03.2009 at 13:31
    Permalink

    waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah kereeeeeeeeeeeeeeeen,,,,, mas bahas 2012 itu dong, biar seru

    Reply
  • 06.03.2009 at 04:14
    Permalink

    @mbak oncy: begitu ja? Dapat info darimana tuh?
    @kk pinah: kalo dapet infonya bagi-bagi kk :mrgreen:

    @argh, masih keliatan miripnya sama situs awak πŸ˜€

    Reply
  • 05.03.2009 at 06:59
    Permalink

    pernah denger kalau penamaan bimasakti itu diberi oleh ir.soekarno, mantan presiden kita itu..coba cek aj kbenarannya.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.