Kontak DADC

Call SMS Whatsapp0817 226 986
BBMD0B69E7B
Twitter: duniaastronomi
Facebook: Etalase DADC
Plurk: dadc
Instagram: dunia.astronomi Hati-hati dengan penipuan yang mengatasnamakan dadc. Kami selalu menghubungi melalui nomor di atas

Gerhana Matahari Cincin 20191226

dadc di Twitter

Galaksi Bimasakti

Terdapat banyak bintang, nebula, dan gugus bintang yang bisa diamati di langit setiap malamnya. Semua objek tersebut berada di dalam galaksi kita. Di beberapa bagian bintang nampak padat sehingga ketika langit cerah, bersih dari awan, dan kondisi sekitar yang gelap, kita bisa melihat pita berwarna putih yang memanjang dan melintasi beberapa rasi seperti Sagittarius (arah pusat Galaksi), Scorpius, Ophiucus, Aquila, Cassiopeia, Auriga, Crux, dan Centaurus. Sementara di bagian yang lain tampak celah-celah gelap yang menunjukkan adanya materi antar bintang yang tebal. Itulah (bidang) galaksi yang kita tinggali. Bentuknya yang seperti itu kemudian menginspirasi orang untuk menamakannya dengan sebutan Milky Way. Kata galaksi dan milky way itu sendiri diadaptasi dari bahasa Yunani “galaxias” dan Latin “via lactea” dengan kata dasar lactea yang berarti susu. Sedangkan menurut orang Indonesia, galaksi kita diberi nama Bimasakti. Menurut salah satu sumber dari Observatorium Bosscha, sejarah penamaan ini berasal ketika Presiden RI pertama, Soekarno, ditunjukkan citra galaksi oleh salah seorang astronom Indonesia. Ternyata, Soekarno melihat salah satu bagian gelap di foto tersebut menyerupai tokoh Bima Sakti. Namun tidak diketahui bagian gelap mana yang dimaksud.

Galaksi Bimasakti dilihat dari Bumi (Sumber: eso.org)

Galaksi Bimasakti dilihat dari Bumi (Sumber: eso.org)

Galaksi adalah tempat berkumpulnya bintang-bintang di alam semesta. Hampir tidak ditemukan adanya bintang yang berkelana sendiri di ruang antar galaksi. Dan Matahari termasuk di antara 200 milyar bintang di Galaksi Bimasakti (disingkat dengan Galaksi). Dengan asumsi bahwa rata-rata massa bintang di Galaksi adalah sebesar massa Matahari, maka massa Galaksi dapat mencapai 2 x 10^11 massa Matahari (massa Matahari adalah 2 x 10^30 kg).

Bentuk galaksi Bimasakti seperti dua buah piring cekung yang ditangkupkan, bagian tengahnya tebal dan semakin pipih ke arah tepi, dan terdapat lengan-lengan spiral di dalamnya. Oleh karena itu Galaksi kita digolongkan ke dalam galaksi spiral. Berdasarkan klasifikasi galaksi Hubble, galaksi Bimasakti termasuk dalam kelas SBbc. Artinya, Galaksi kita adalah galaksi spiral yang memiliki “bar” atau palang di bagian pusatnya, dengan kecerlangan bagian pusat yang relatif sama dengan bagian piringan, dan memiliki struktur lengan spiral yang agak renggang di bagian piringannya.

Gambaran Galaksi Bimasakti Terbaru

Gambaran Galaksi Bimasakti terbaru (Sumber: NASA/JPL-Caltech)

Jika melihat gambar di atas, mungkin kita akan berpikir bagaimana bisa kita tahu bentuk galaksi kita sendiri sementara kita berada di dalamnya. Caranya adalah dengan perhitungan jarak yang akurat terhadap semua komponen penyusun Galaksi yang dapat kita amati, yaitu bintang-bintang dan bermacam gas dan debu. Dengan mengetahui jaraknya, kita dapat membuat semacam denah Galaksi kita sendiri. Kalau dianalogikan, anggaplah kita berada di sebuah lapangan luas dengan banyak manusia yang tersebar secara acak. Apabila kita punya pengetahuan tentang jarak kita ke setiap orang itu, kita akan dapat membuat plot jarak secara radial. Hasilnya adalah peta sebaran orang-orang tersebut. Karena itulah, kita tidak perlu pergi keluar Galaksi kita untuk melihat bentuknya.

Galaksi spiral tersusun atas 3 bagian utama, yaitu bagian bulge, halo, dan piringan. Ketiganya memiliki bentuk, ukuran, dan objek penyusun yang berbeda-beda. Bahkan, bagian bulge dan piringan menjadi penentu dalam klasifikasi galaksi yang dibuat oleh Hubble (diagram garpu tala).

Bagian bulge adalah daerah di galaksi yang kepadatan bintangnya paling tinggi. Bintang-bintang tua lebih banyak ditemukan daripada bintang muda, karena sangat sedikit materi pembentuk bintang yang terdapat di sini. Bulge ini berbentuk elipsoid seperti bola rugby. Bintang-bintang di dalamnya bergerak dengan kecepatan tinggi dan orbit yang acak, tidak sebidang dengan bidang galaksi. Dari perhitungan kecepatan orbit bintang-bintang di dalamnya, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat sebuah benda bermassa sangat besar yang berada di pusat Galaksi yang jauh lebih besar daripada perkiraan sebelumnya. Benda tersebut diyakini adalah sebuah lubang hitam supermasif, yang diperkirakan terdapat di bagian pusat semua galaksi spiral. Termasuk juga di galaksi Andromeda, galaksi spiral terdekat dari Galaksi kita.

Komponen kedua adalah halo. Berbentuk bola, ukuran komponen ini sangat besar hingga jauh membentang melingkupi bulge dan piringan, bahkan mungkin lebih jauh daripada batas terluar piringan galaksi yang bisa kita amati. Objek yang menjadi penyusun halo dibagi menjadi dua kelompok, yaitu stellar halo dan dark halo. Yang dimaksud dengan stellar halo adalah bintang-bintang yang berada di bagian halo. Namun hanya sedikit ditemukan bintang individu di bagian ini. Yang lebih dominan adalah kelompok bintang-bintang tua yang jumlah bintang anggotanya mencapai jutaan buah, yang disebut dengan gugus bola (globular cluster).

Di bagian piringan terdapat bintang-bintang muda serta gas dan debu antar bintang yang terletak di lengan spiral. Banyak ditemukannya bintang muda dan gas antar bintang sangat berkaitan erat, karena gas adalah materi utama pembentuk bintang. Di beberapa lokasi bahkan ditemukan bintang-bintang muda yang masih diselimuti gas, yang menandakan bahwa bintang-bintang tersebut baru terbentuk. Sedangkan banyaknya debu di piringan membuat pengamat di Bumi kesulitan untuk melakukan pengamatan visual di sekitar bidang Galaksi, terutama ke arah pusat Galaksi (lihat gambar di atas). Karenanya, pengamatan di sekitar bidang Galaksi akan memberikan hasil yang lebih baik jika dilakukan di daerah panjang gelombang radio dan infra merah yang tidak terpengaruh oleh debu antar bintang (lihat gambar di bawah).

Bimasakti dalam infra merah dekat

Galaksi Bimasakti dalam panjang gelombang infra merah dekat (Sumber: NASA-LAMBDA)

Seberapa besar Galaksi kita? Di bagian pusat Galaksi, bulge hanya memiliki diameter 6 kpc dan tebal 4 kpc (kpc = kiloparsek, 1 parsek = 3,26 tahun cahaya = 206265 SA = 3,086 x 10^13 km). Jarak dari pusat hingga ke bagian tepi Galaksi (jari-jari) adalah 15 kpc dengan ketebalan rata-rata sebesar 300 pc. Sedangkan Matahari berada pada jarak 8 kpc dari pusat. Di posisi itu, Matahari sedang bergerak mengelilingi pusat Galaksi dengan bentuk orbit yang hampir melingkar. Laju orbitnya adalah sekitar 250 km/detik sehingga matahari memerlukan waktu 220 juta tahun untuk berkeliling satu kali. Jika umur matahari adalah 4,6 milyar tahun, berarti tata surya kita sudah mengorbit pusat Galaksi sebanyak 20 kali.

Galaksi kita sebenarnya berada pada sebuah kelompok galaksi yang disebut dengan Grup Lokal, yang ukurannya mencapai 1 MPc dan beranggotakan lebih dari 30 galaksi. Galaksi spiral yang ada di kelompok ini hanya tiga, yaitu Bimasakti, Andromeda, dan Triangulum. Sisanya adalah galaksi yang lebih kecil dengan bentuk elips atau tak beraturan. Grup Lokal ini termasuk kelompok galaksi yang dinamis. Maksudnya adalah bahwa galaksi-galaksi di kelompok ini mengalami interaksi gravitasi, termasuk Galaksi kita dengan galaksi Andromeda. Interaksi tersebut diperkirakan akan mengakibatkan terjadinya tabrakan antara Galaksi kita dengan Andromeda dan kemudian membentuk galaksi elips. Namun tidaklah perlu untuk terlalu khawatir karena peristiwa tersebut baru akan terjadi 2 milyar tahun lagi.

204 comments to Galaksi Bimasakti

  • Ayu

    pernah denger kalau penamaan bimasakti itu diberi oleh ir.soekarno, mantan presiden kita itu..coba cek aj kbenarannya.

  • wah, gitu ya. aku baru tahu. ntar dicari deh. trima kasih ya

  • @mbak oncy: begitu ja? Dapat info darimana tuh?
    @kk pinah: kalo dapet infonya bagi-bagi kk :mrgreen:

    @argh, masih keliatan miripnya sama situs awak 😀

  • anita

    waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah kereeeeeeeeeeeeeeeen,,,,, mas bahas 2012 itu dong, biar seru

  • Eriza

    Terima kasih artikelnya, Mas. Sangat menarik. Ada satu hal yang masih jadi pertanyaan buat saya: bagaimana caranya mengetahui bentuk galaksi bimasakti? Bumi kita terletak di dalam galaksi tersebut, dan untuk mengirim probe “keluar” dari sistem galaksi saya kira perlu waktu mungkin ribuan tahun. Jadi untuk mengetahui bentuk galaksi kita, saya pikir tidak akan semudah mengetahui bentuk galaksi andromeda, misalnya. Apakah ada metode tertentu yang dipakai di astronomi untuk “menebak” bentuk galaksi kita ini?

    Terima kasih sebelumya.

  • Mohammad Rifai

    Terima kasih info artikel terbarunya. Menakjubkan, senang sekali melihat dunia luar dan besar sana. Saya jadi bayangkan kalau galaksi itu sebuah tubuh, maka bumi kita hanya satu sel di antara sel lainnya. Benarkah nggak sih pemisalan ini dilihat dari ukuran sel tubuh dan tubuh sendiri dan dilihat ukuran bumi terhadap galaksi itu sendiri?
    Trus, pertanyaan saya sama dengan Mas Eriza, gimana cara kita dapat foto seperti itu sementara kita berada di dalam galaksi itu sendiri?
    Btw, keren banget infonya dan menambah pengetahuan.

  • nambah ilmu lagi nih..
    thanks

  • wuiiiiiiih…. seru ya? bayangin aja kalau kita bsia menjelajahi ruang angkasa? Subhahanallah…. Maha Besar Aalla Pencipta Alam semesta… ck…ck…ck…

  • Sangat senang bisa berkunjung ke rumah ilmu ini, kami akan sering belajar ke sini…

  • -> anita
    2012? hmmm… kayaknya harus dipelajari dulu 😛

    ->Eriza
    cara untuk “melihat” bentuk Galaksi kita sendiri dari luar adalah dengan mengetahui jarak benda-benda yang dapat kita lihat. sebagai perumpamaan, misalnya kita berada di sebuah kamar yang berisi lemari, tempat tidur, meja belajar, dan barang-barang lainnya. kita bisa melihat posisi benda-benda tersebut dan menentukan jaraknya masing-masing dari posisi kita. selanjutnya kita bisa buat semacam denah kamar tersebut dengan posisi kita di dalamnya.

    kurang lebih menentukan gambar Galaksi kita seperti itu. semoga membantu

    -> Mohammad Rifai
    perbandingan diameter Bumi dengan Galaksi adalah 1:7,4 x 10^13! jadi kalo ukuran tubuh kita katakanlah 160 cm, berarti ukuran Bumi seperduapuluhjuta mikrometer. apakah seukuran sel? saya tidak tahu ukuran selnya, berapa ya? 😛

  • SUBI4NTO

    MENGAPA BUMI ITU HARUS BULAT?

  • -> Subianto
    sebenarnya bukan hanya Bumi saja yang berbentuk bulat seperti bola, tapi secara umum semua benda di alam semesta berbentuk bulat, seperti bintang, planet lain, Bulan. kenapa bulat? karena bulat adalah bentuk geometri yang paling seimbang.

  • Angel

    aku mau tau soal2 olimpiade astronomi SMP tingkat kabupaten tahun 2009…….Tapi sblm tanggal 7 april yah………..!!!!!!!!!! thaNk you….

  • kenapa sih gel.infra merah itu berbahaya?????/

  • -> angel

    soal-soal astronomi bisa dicari di salah satu link di bagian kanan halaman ini, di bagian “astronomi di indonesia”

    -> siti s

    gelombang infra merah berbahaya bagi mata ketika kita melakukan pengamatan matahari tanpa menggunakan filter/penapis cahaya matahari yang baik. sebagian cahaya matahari masih dapat menembus filter tersebut dan akan membakar mata kita.

    secara umum, gelombang infra merah memiliki energi yang lebih kecil dari gelombang ultra ungu. jadi gelombang ultra ungu jauh lebih berbahaya, bahkan untuk kulit manusia. pernah dengar anjuran agar kita tidak sering-sering berjemur? alasannya adalah adanya pancaran gelombang ultra ungu yang sampai ke permukaan bumi (walaupun hanya sedikit, karena kebanyakan sudah dipantulkan oleh atmosfer bumi).

    semoga terbantu

  • kak saya minta izin untuk meng-LINK alamat dan File yg ada untuk saya masukan dalam blog saya…

  • aku baru tau ternyata miliaran bintang

  • ternyata bintang bisa berubah-rubah bentuk

  • rozi

    waa…………………ternyata galaxy itu besar……………………………………………..

  • DAVE

    Semoga artikel2 seperti ini semakin banyak and berkembang di Indonesia

  • cHa-cHa

    apakah mungkin, kita yang berada di bumi ini bisa keluar dai galaxy bimasakti???
    kasih info terbaru dungkz di Flo_The_STAR@yahoo.com

  • ->chacha
    bumi keluar dari galaksi bimasakti? mungkin saja, kalau suatu saat ada gangguan gravitasi yang sangat besar sehingga bumi terlempar dari tempatnya sekarang ini.

    tapi semoga hal tersebut tidak terjadi, karena suka atau tidak, bumi sangat bergantung pada matahari. kehidupan di bumi akan hancur jika kita tidak berada dekat dengan matahari seperti saat ini.

  • AGUS

    bimasakti !
    mirip nama wayang ya..?
    tapi keren, produk kita gitu lo..
    bagaimana ,klo saya tambahi namanya biar panjang dikit gitu looo. . .
    ..
    ..
    bagaimana klo… “BIMASAKTIAWANSINAGAPEMAINBOLALIGAINDONESIAGAKPERNAHJAYASELALUKALAHSAMATETANGGASEBENTARLAGIMAUDIRUBAHMENJADISEPAKBOLAWANITAPAKAIROKMINISEMUANYA”
    ..

    cma dkit kan..?
    by: agus_agusZ

  • jk

    bagus info na…makasih

  • Eko

    Galaksi kita sebenarnya berada pada sebuah kelompok galaksi yang disebut dengan Grup Lokal, yang ukurannya mencapai 1 MPc dan beranggotakan lebih dari 30 galaksi. Galaksi spiral yang ada di kelompok ini hanya tiga, yaitu Bimasakti, Andromeda, dan Triangulum. Sisanya adalah galaksi yang lebih kecil dengan bentuk elips atau tak beraturan. Grup Lokal ini termasuk kelompok galaksi yang dinamis. Maksudnya adalah bahwa galaksi-galaksi di kelompok ini mengalami interaksi gravitasi, termasuk Galaksi kita dengan galaksi Andromeda. Interaksi tersebut diperkirakan akan mengakibatkan terjadinya tabrakan antara Galaksi kita dengan Andromeda dan kemudian membentuk galaksi elips. Namun jangan terlalu khawatir karena peristiwa tersebut tidak akan terjadi hingga 2 milyar tahun lagi.

    “Namun jangan terlalu khawatir karena peristiwa tersebut tidak akan terjadi hingga 2 milyar tahun lagi.”
    Berarti, ada kemungkinan akan bertabrakan antara galaksi Bima Sakti dengan galaksi Andromeda setelah 2 milyar tahun ke depan donk???
    Masih hidup ga ya, saya???
    Good inpo Pak !!!

  • Natalia

    Webnya keren.. Jd pgn tanya2. Permisi kak, mau tanya matahari itu bintang bukan sih? Klo bintang berarti di angkasa sana, sebenarnya banyak matahari y?

  • –> Natalia

    iya natalia bener, matahari itu termasuk bintang. dan di galaksi kita saja bintangnya berjumlah ratusan juta. dan di alam semesta ada ratusan juta galaksi. jadi bintang di alam semesta ini banyak sekali 🙂

  • Rimbun

    Terima kasih atas infonya. Rasanya bersyukur saja tidak cukup jika dibandingkan dengan maha kuasa-Nya Allah atas ciptaan-Nya yang maha luas dan maha besar ini. Merinding saya membayangkan luasnya jagad raya dengan taburan galaksi yang tersusun rapi, indah, dan harmonis. Allahu Akbar…

  • Jow

    bagus2 🙂

  • wida

    saya pernah dengar klo bumi adlh stu2 nya planet di ‘GALAKSI BIMA SAKTI’ ini yang dapat dihuni oleh makhluk hidup. tapi pertanyaan saya , apakah di galaksi lain juga ada planet yang dapat dihuni makhluk hidup…?????????

  • wida

    Eeeemmmmm….. aku pernah baca kalau bumi adalah satu2 nya planet di galaksi “BIMA SAKTI” ini yang dapat dihuni makhluk hidup. tapi pertanyaan saya, apakah di galaksi lain ada planet yang dapat dihuni juga oleh makhluk hidup…??????????? dan apakah ada makhluk hidup yang menghuninya….???????? dan apabila ada bagaimnakah bentuk fisik makhluk tersebut???????

  • yani

    thank for your informsion berguna banget

  • tya

    aku paling suka pelajaran astronomi dan tolong cari sebanyak banyaknya info tentang astronomi secepat mungkin

  • ditha eunice

    thx for your info…

    aq jd tambah wawasan…

    aq jg bercita2 jd astonot

  • mutz-girl

    wwwoooowwww….

    keren….

    makasih ya info na…

    makin perbanyak la…

    aq ingin jd astronomi nih…

    🙂
    😛
    :/

  • betapa hebatnya alam semesta ini…
    betapa besar pula kuasa NYA…

  • DD

    planet kita kan ada di galaksi bima sakti, terus gimana caranya ambil foto galaksi bima sakti sampai sejauh dan sejelas itu, soalnya setahu saya belum ada satelit atau pun pesawat luar angkasa yang dapat terbang keluar angkasa melampaui tata surya kita??? apa foto-foto galaksi itu benar atau rekayasa ya?? bisa di ilustrasikan seperti ini, bagaimana semut dapat memiliki foto keseluruhan bumi kalau di tidak pernah keluar angkasa untuk membuat foto dari luar tempatnya berada???

  • -> wida
    belum tentu bumi adalah satu-satunya planet yang dihuni makhluk hidup di galaksi bimasakti.

    kenyataannya, pertanyaan wida itu adalah pertanyaan yang saat ini sedang dicari jawabannya oleh astronom dunia. dan hingga sekarang belum ada orang yang berani menjawab, karena hasil pengamatan menunjukkan adanya kemungkinan keberadaan planet yang dapat dihuni.

    kemudian, kalau di galaksi bimsakti ini ada kehidupan, setidaknya satu di bumi, maka di galaksi lain kemungkinan juga ada. tapi sekali lagi, tidak ada yang bisa memastikan karena bukti yang mendukung ataupun yang menolak tidak cukup kuat.

    ada atau tidak? belum tahu. bentuknya bagaimana? ya belum tahu juga 🙂

    -> yani, tya, ditha eunice, mutz-girl
    terima kasih atas dukungannya 🙂

    -> DD
    bayangkan seperti kita berada di sebuah tanah lapang luas dengan begitu banyak balon di sekitar kita, baik yang melayang maupun yang tergeletak di tanah. dengan teknik penentuan jarak, kita akan dapat menentukan posisi dan jarak balon-balon tersebut dari posisi kita. dengan begitu, kita dapat memetakan semua balon yang ada di sekitar kita. lalu, kita pun dapat memperkirakan bagaimana bentuk kumpulan balon itu jika dilihat dari jauh.

    jadi sebenarnya, gambar bimasakti yang kita miliki saat ini adalah sebuah ilustrasi yang tentunya dapat dipertanggunjawabkan. para astronom juga masih terus melakukan pemetaan terhadap bintang-bintang di galaksi kita. makanya, gambaran galaksi kita bisa berubah seiring dengan bertambahnya pengetahuan kita.

  • wendy

    nah…ini baru keren artikelnya, soalnya ad gambarnya jd kita nggak blank. trims banyak ya !

  • Tolong ada tidak ya fakta yang terbaru ttg tata surya, ada wacana bahwa bumi lah yang jd pusat tata surya, please pencerahannya

    bumi bukanlah pusat tata surya, karena mataharilah pusatnya

  • Kuyax2

    thanks banget bosss!!

  • kapan kiamat terjdi? karena aku masih kaya hutang,dosa,salah,kasus dll

    tidak ada yang tahu, jadi mari kita selesaikan masalah kita segera 🙂

  • Aizz

    aduh,,,,,,saya agak ngeri pada tahun 2012,,,,apakah akan kiamat apa gk yah,,,,,,duh,,,

  • Menarik sekali mengetahui tentang galaksi.
    kelompok bintang…
    dan disebutkan pula ada kelompok galaksi atau grup lokal..
    wow.
    seberapa besar jagad raya ini ya?

  • Eh.. galaksi itu bergerak juga ya? berapa ya kecepatan geraknya?

    benar, galaksi juga bergerak dengan kecepatan dan arah yang tidak sama

  • dari dulu aku paling suka sama dunia astronomy….. pko nya yg namanya bintang, planet, angkasa, dan kawan – kawannya…I LOVE IT ALL !!!

  • irlhi

    sugoiiiiiiiiiiiiii …………:)

  • numpang copy ya .

    silakan dikopi, tapi jangan lupa cantumkan sumbernya 🙂

Tinggalkan komentar?

Etalase DADC

Buku Menjelajahi Tata Surya Soal & Jawaban 1 OSN Astronomi Soal & Jawaban 2 OSN Astronomi Buku Teori Relavitas Einstein, Sebuah Pengantar Filter Matahari ND5 BAADER Green Laser Pointer 1 Mata kaos-peta-bintang-desain kaos-peta-langit-abu-01 Kaos Saturnus DADC Kaos Teleskop DADC Buku Sakti Olimpiade Astronomi Paket Hemat Kalender dan Kacamata Gerhana Matahari Kalender Meja Astronomi 2016